Rektor UB Minta Mahasiswa Kedepankan Aspek Kemanusiaan

Rektor UB dan jajaran berfoto bersama mahasiswa MBKM Semeru (sukana kanal24)

KANAL24, Malang – Rektor UB Prof. Nuhfil Hanani meminta kepada mahasiswa yang terlibat dalam MBKM Semeru untuk mengedepankan aspek kemanusiaan dalam menjalankan program MBKM selama 2,5 bulan kedepan. Hal itu disampaikan Nuhfil saat melepas keberangkatan mahasiswa program MBKM Semeru, Jum’at (21/1/2022).


“Ini adalah misi kemanusiaan dan anda semua terlibat untuk membantu memulihkan kondisi sosial ekonomi warga terdampak Semeru. Saya berharap agar rasa kemanusiaan dalam program ini dikedepankan sebagai bentuk kontribusi kita semua,” kata Nuhfil.


Nuhfil juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar melaksanakan program ini dengan hari gembira agar terasa ringan dan mejadi motivasi mahasiswa lainnya untuk terlibat dalam gelombang berikutnya. Kegiatan ini juga akan menjadi amal kebaikan bagi mahasiswa karena merupakan misi membantu masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru.

Whats-App-Image-2022-01-21-at-9-24-01-AM

Mahasiswa program MBKM Semeru akan bertugas di Pronojiwo mulai hari ini (sukana kanal24)


Selain itu Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan KPS yang telah menginisiasi program MBKM Semeru ini sebagai salah satu program kemnusiaan yang dimasukkan dalam SKS mahasiswa. Dirinya meminta agar nantinya ada pemantauan program tersebut melalui monitoring secara berkala.


“Nanti monitoring secara daring atau kunjungan kesana tolong diagendakan bersama,” ujarnya.


Sebanyak 49 mahasiswa program MBKM Semeru yang berangkat pagi ini direncanakan akan ditempatkan di Kecamatan Pronojiwo. Siang nanti setelah sholat jum’at dijadwalkan akan ada serah terima kepada pihak pemerintah Kabupaten Lumajang dan penarikan mahasiswa KKN Semeru yang telah berahir hari ini.


Nantinya mahasiswa UB ini akan terlibat dalam program pendataan peta bencana, penanganan kesehatan ibu, anak, trauma healing, edukasi mitigasi bencana dan program pemulihan ekonomi. (sdk)

Bagikan