1.066 Maba Teknik Blusukan di Desa Dalisodo Wagir

KANAL24 -2020-01-21, 12:00:00 WIB 1053 kali

Maba FT UB berangkat KKM dengan truk TNI (mega kanal24)

KANAL24, Malang - Sebanyak 1.066 mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) mengikuti Kemah Kerja Mahasiswa (KKM) XLII. KKM ke 42 ini berlangsung selama 4 hari (20-23/1/2020) di Desa Dalisodo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Eng. Denny Widhiyanuriyawan, S.T, M.T mengungkapkan bahwa KKM ini merupakan acara puncak dari Krida Mahasiswa yang juga merupakan rangkaian dari PKKMaba.

“Ada beberapa proyek yang dilakukan pada KKM kali ini, yaitu pipanisasi, pembersihan saluran drainase, pemasangan lampu solar cell di 15 titik, pelatihan pengelolaan sampah, mengajar di sekolah sekitar, dan pelatihan pemasaran online," Ucap Denny saat melepas pemberangkatan 1.066 mahasiswa KKM (20/1/2020).

Peserta KKM dilepas resmi oleh pimpinan FT UB (mega kanal24)

Lanjutnya untuk proyek penghijauan, bibit diperoleh dari dukungan PJT (Perum Jasa Tirta 1) dan Perhutani. Bibit pohon dari PJT sebanyak 1000 bibit, jumlah ini kemungkinan akan bertambah karena PJT juga berencana akan menambah beberapa bibit tanaman produktif seperti manggis. Jenis bibit pohon yang akan ditanam adalah bibit tanaman keras dan produktif, seperti mahoni, nangka, sirsak, durian, alpukat dan yang lain.

Pembina Reog Brawijaya tersebut menjelaskan dengan adanya proyek penghijauan ini, disamping konservasi sumber mata air juga mampu memberikan dampak dari segi ekonomi. 

"Selain hutan itu bisa lestari, masyarakat juga bisa memanen buah dari tanaman produktif. Kalau buahnya bisa dimanfaatkan untuk ekonomi, otomatis masyarakat akan menjaga hutan tersebut," terangnya.

Desa Dalisodo yang memiliki ketinggian sekitar 950-1000 DPA pada saat dilakukan observasi, penyaluran air bersih di desa tersebut masih minim. Padahal ketika diperiksa, air yang tersedia sangat jernih dan sangat layak untuk dikonsumsi. Hal ini pula yang mendorong adanya proyek pipanisasi, walaupun medan yang ada tergolong sulit, tapi Denny yakin mahasiswa dibantu dengan warga bisa menyelesaikan proyek tersebut.

Sedangkan untuk proyek pemasangan solar cell, dengan memanfaatkan energi terbaharukan, listrik yang dihasilkan rencananya digunakan untuk penerangan jalan umum.

"Saya berharap dengan adanya KKM ini mahasiswa bisa merasakan kebahagiaan dan kepuasan yang tidak bisa dibayar. Kalau kita melakukan pengabdian dengan ikhlas dan senang, mereka akan merasakan kepuasan tersebut. Ini pengalaman saya dan saya ingin mahasiswa juga turut merasakannya, disamping mereka dapat menambah saudara dan pembelajaran baru," pungkas Denny. (meg)

kanal24.co.id ft ub kkm XLII wagir