Crowdo Dukung UKM Indonesia Melalui Supply Chain Financing

KANAL24 -2019-11-06, 11:00:00 WIB 97 kali

Crowdo dukung pengembangan UKM Indonesia (instagram)

KANAL24, Malang - PT. Mediator Komunitas Indonesia (Crowdo) melalui produk Supply Chain Financing atau biasa disebut dengan SCF menawarkan solusi komprehensif bagi perkembangan usaha pemasok dan juga UKM. Dalam definisi yang sederhana, SCF adalah pembiayaan modal kerja kepada UKM untuk membeli stok barang dari pemasok. Dengan menggunakan metode pembiayaan ini, biaya pendanaan dapat diminimalisasi karena adanya teknologi yang menghubungkan berbagai pihak dalam satu rantai transaksi sekaligus sehingga efisiensi bisnis dapat menjadi lebih optimal.

Pada dasarnya, SCF memungkinkan UKM yang bertindak sebagai pembeli untuk memperpanjang persyaratan pembayaran kepada pemasok. Di sisi lain, pemasok tidak perlu merasa takut terhadap arus kas yang dimiliki lantaran mereka akan mendapatkan pembayaran yang lebih awal. Pemasok dapat menggunakan faktur atau tagihan yang mereka miliki kepada Crowdo sehingga pemasok dapat memperoleh akses terhadap uang yang dimiliki secara lebih cepat. Win-win solution, bukan?

SCF memberikan keuntungan baik bagi pemasok atau produsen, UKM dan juga Crowdo sendiri sebagai pihak penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Bebasis Teknologi Informasi (LPMUBTI). Manfaat bagi pemasok yaitu menjaga kestabilan dan kelancaran arus kas dan proses likuiditas yang cepat.. Selain itu, manfaat bagi UKM atau peminjam yaitu membantu untuk membayar tagihan supplier agar UKM dapat lebih fokus mengatur operasi usahanya dan juga meningkatkan kapasitas persediaan barang.

Bagi Crowdo, produk SCF dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada UKM yang berkembang.
Potensi produk SCF sangatlah besar di Indonesia mengingat banyaknya UKM di Indonesia yang kekurangan akses untuk mendapatkan pembiayaan modal kerja supply chain sehingga setiap tahunnya terdapat gap pembiayaan UKM sebesar Rp 1.000 triliun. SCF memiliki keuntungan dibandingkan produk lainnya karena proses analisa yang telah disederhanakan dengan tidak mengurangi prinsip ke hati-hatian (prudent), proses verifikasi dan due dilligence terhadap usaha UKM yang lebih cepat dan juga proteksi dana lender lebih aman dikarenakan mendapatkan jaminan dari pemasok.


Ikram Jeihan, selaku Chief Commercial Officer (CCO) Crowdo mengatakan bahwa “Fokus Crowdo untuk tahun 2020 yaitu meningkatkan kontribusi produk SCF sebesar 60% terhadap keseluruhan total pembiayaan perusahaan dimana Crowdo mendapatkan permintaan aplikasi pinjaman untuk produk SCF sebesar Rp 200 miliar per minggunya. Crowdo yakin melalui produk Supply Chain Financing (SCF) akan meningkatkan pembiayaan kepada UMKM sehingga dapat menghadirkan inklusi keuangan yang sehat di Indonesia. (sdk)

kanal24.co.id Fintech ukm Crowdo