Dibalik Kesegaran Buah Sunpride

KANAL24 -2020-05-20, 17:00:00 WIB 99 kali

Kebun buah Sunpride (martina for KANAL24)

Kalau jalan-jalan atau belanja ke Mall, ke transmart, hypermart, ke Giant misalnya, pernah memperhatikan logo buah-buah segar yang bertuliskan SUNPRIDE? Tentu tidak asing lagi kan. Nah hari ini, kita akan membicarakan itu. Buah-buah segar itu dikelola oleh sebuah PT bernama PT Sewu Segar Nusantara. 


Dari website resminya, sunpride.co.id memberikan informasi bahwa PT ini sudah didirikan sejak tahun 1995 yaitu sebagai anggota kelompok investasi unggulan Gunung Sewu Kencana (GSK). GSK ini ada beberapa bidang, ada makanan, agribisnis, asuransi jiwa, barang-barang konsumen, sumber daya alam, teknologi informasi, dan property. Sudah tersebar luas di Indonesia. 


PT Sewu Segar Nusantara ini fokusnya pada pendistribusian dan pemasaran dari buah lokal, bekerja sama dengan PT Great Giant Pineapple di Lampung untuk menyediakan produk yang berkualitas. Selain itu juga bekerja sama dengan petani lokal di Jawa Tengah. Contoh produk-produk yang dikeluarkan di antaranya adalah Pisang Cavendish, Guava Crystal, Nanas Honi, Pepaya California. Dari petani juga dibudidayakan Golden Melon, Rock Melon, Jeruk Baby. Buah-buah ini tentu sudah lolos uji dengan kualitas terbaik. Sunpride sudah melekat di benak konsumen bahwa ini adalah produk yang berkualitas dan senantiasa menjaga konsistensinya dalam kualitas, rasa, kesegaran dari buah-buah yang didistribusikan.   


Loyalitas konsumen dan afinitas atau ketertarikan merek sudah melekat di konsumen. Sunpride juga sudah punya sertifikasi GAP (Good Agricultural Practices) pada produknya, yaitu sertifikasi proses produksi agrikultur dunia yang memastikan keamanan produk buah segar untuk dikonsumsi, bebas dari residu kimia, pathogen, dan kontaminasi fisik lainnya. 


Ternyata bukan produk lokal saja yang didistribusikan. Produk-produk buah impor juga disediakan, seperti Kiwi, apel fuji dan juga Golden Apple. Produk hortikultura impor memang masih belum bisa lepas dari pasar Indonesia. Dari sini saja pada tahun 2011 di keseluruhan wilayah Indonesia mencapai 1,7 Miliar USD, sekarang berapa ya? 


Lalu bagaimana dengan pendistribusian buah-buah ini ke seluruh Indonesia? Padahal kita tahu bahwa produk hortikultura itu mudah sekali rusak dan kualitasnya menurun jika tak ditangani dengan baik. Tentu ini dengan penanganan transportasi yang memadai dari perusahaan untuk mendistribusikannya di seluruh Indonesia.


Kesegaran dari buah dijamin oleh rantai lebih dari 65 truk berpendingin yang mengendalikan suhu penyimpanan sehingga kematangan buah terjaga dan tanpa menggunakan bahan kimia buatan. Truk-truk inilah yang akan mengantarkan produk ke lebih dari 3000 peritel modern dan tradisional. Cabang distribusi produk ini sudah ada di seluruh Indonesia, termasuk di 5 kota besar di Jawa yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan juga di Sumatera. Selain itu, kesegaran buah juga dikontrol dan dilakukan riset oleh tim Research and Development dan juga QC yang ketat tentunya. Inilah alasan kenapa kualitasnya menjadi nomor satu dan kepuasan konsumen adalah yang utama. 

Baca juga:

Menengok Pertanian di Jepang


Cabangnya PT Sewu Segar Nusantara juga sudah ada di mana-mana, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Lampung, Bali, dan Balikpapan. Produknya sudah terjual di pasar modern, di mall mall, bahkan tak jarang kita menjumpainya di Alfamart, alfamidi kan? Orang Indonesia harus sering makan buah-buah segar. Supaya tetap sehat, itu salah satu caranya. Ada pepatah mengatakan, “One apple a day, keep the doctor away.”.  


Ya paling tidak makan buah membuat apa yang masuk dalam tubuh kita itu adalah sesuatu yang bergizi. Yang membantu kita untuk tetap bisa beraktivitas tentunya. Apalagi di bulan puasa seperti ini. Harus banyak makan buah, ya. 


Penulis : Martina Mulia Dewi Mahasiswa Prodi Agribisnis FP UB

kanal24.co.id FP UB Martina Mulia Dewi