IHSG Diprediksi Rebound, Akumulasi Sembilan Saham

KANAL24 -2019-11-04, 09:00:00 WIB 77 kali

Ilustrasi (sidik/kanal24)

KANAL24, Jakarta  - Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak rebound, setelah akhir pekan kemarin terkoreksi wajar dengan penurunan sebesar 0,34 persen ke level 6.207.


Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, sejauh ini indikator MACD masih berada di area positif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI berada di area netral.
"Di sisi lain, terlihat bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju resistance terdekat," ujar Nafan, di Jakarta, Senin (4/11/2019).


Lebih lanjut Nafan mengatakan, saat ini support pertama dan kedua berada di posisi 6.193 dan 6.149 , sedangkan resistance pertama dan kedua di level 6.243 dan 6.304.
Dengan demikian, jelas dia, potensi terjadinya technical rebound pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi sembilan saham berikut:


1. PT Adhi Karya Tbk (ADHI), Daily (Rp1.235) (RoE: 7,09%; PER: 9,53x; EPS: 130,08; PBV: 0,67x; Beta: 1,64). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.215-1.240, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.270, 1.325, 1.550, 1.775 dan 2.000. Support: Rp1.205 dan 1.100.

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), Daily (Rp1.270) (RoE: 12,93%; PER: 4,83x; EPS: 261,92; PBV: 0,62x; Beta: 1,61). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-60 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.240-1.270, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.290, 1.370, 1.470, 1.700 dan 1.930. Support: Rp1.240 dan 1.185.

3. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), Daily (Rp975) (RoE: 8,32%; PER: 6,83x; EPS: 143,44; PBV: 0,57x; Beta: 2,16). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp970-980, dengan target harga di level Rp990, 1.020, 1.040, 1.130, 1.220 dan 1.310. Support: Rp950.

4. PT BRI Syariah Tbk (BRIS), Daily (Rp384) (RoE: 1,48%; PER: 48,98x; EPS: 7,84; PBV: 0,73x; Beta: N/A). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp380-386, dengan target harga secara bertahap di level Rp398, 412 dan 470. Support: Rp380 dan 370.

5. PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Daily (Rp1.095) (RoE: 3,20%; PER: 37,84x; EPS: 29,33; PBV: 1,21x; Beta: 1,77). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.070-1.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.070 dan 1.020.

6. PT Elnusa Tbk (ELSA), Daily (Rp314) (RoE: 8,97%; PER: 7,41x; EPS: 42,40; PBV: 0,66x; Beta: 0,47). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp310-316, dengan target harga secara bertahap di level Rp328, 356 dan 384. Support: Rp300.

7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Daily (655) (RoE: 3.86%; PER: 14.93x; EPS: 44.20; PBV: 0.58x; Beta: 2.21):* Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp640-660, dengan target harga secara bertahap di level Rp680, 720 dan 785. Support: Rp620.

8. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), Daily (Rp620) (RoE: 16,02%; PER: 10,42x; EPS: 59,48; PBV: 1,67x; Beta: 1,49). Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA-10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp600-620, dengan target harga secara bertahap di level Rp650 dan 680. Support: Rp600 dan 580.

9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Daily (Rp4.080) (RoE: 18,20%; PER: 18,42x; EPS: 221,44; PBV: 3,35x; Beta: 0,53). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp4.040-4.090, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.130, 4.210 dan 4.530. Support: Rp4.040 dan 3.890. (sdk)

ihsg kanal24.co.id bei