IHSG Diprediksi Terkoreksi, Tujuh Emiten Direkomendasikan

KANAL24 -2019-11-05, 06:00:00 WIB 108 kali

Ilustrasi (sidik/kanal24)

KANAL24, Jakarta  - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan proses koreksi, setelah kemarin kembali berakhir di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,43 persen ke level 6.181.


Menurut analis PT Binaartha Para ma Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, sejauh ini indikator MACD menunjukkan sinyal dead cross di area positif, namun indikator Stochastic dan RSI tetap bertahan di di area netral.


"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju level support," ucap Nafan, di Jakarta, Selasa (5/11/2019).


Dia menyebutkan, saat ini level support dan resistance berada pada posisi 6.149 dan 6.243. Nafan mengatakan, adanya potensi pergerakan IHSG menuju support 6.149 seharusnya bisa disikapi investor dengan mengakumulasi enam saham berikut:
1. PT Adhi Karya Tbk (ADHI), Daily (Rp1.235) (RoE: 7,09%; PER: 9,53x; EPS: 130,08; PBV: 0,67x; Beta: 1,64). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.215-1.240, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.270, 1.325, 1.550, 1.775 dan 2.000. Support: Rp1.205 dan 1.100.

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Daily (Rp840) (RoE: 3,67%; PER: 30,48x; EPS: 30,48; PBV: 1,01x; Beta: 1,14). Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp810-840, dengan target harga secara bertahap di level Rp855, 915, 1.075 dan 1.235. Support: Rp790 dan 755.

3. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Daily (Rp262) (RoE: 2,72%; PER: 19,60x; EPS: 13,60; PBV: 0,53x; Beta: 1,58). Terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp260-264, dengan target harga secara bertahap di level Rp276 dan 294. Support: Rp250 dan 240.


4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Daily (Rp7.800) (RoE: 8,91%; PER: 14,58x; EPS: 535,00; PBV: 1,30x; Beta: 1,16). Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial Sell" pada kisaran Rp7.800-7.850, dengan target harga di level Rp7.525. Resistance: Rp8.050.


5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Daily (Rp5.275) (RoE: 8,84%; PER: 19,22x; EPS: 274,40; PBV: 1,69x; Beta: 1,16). Terlihat bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp5.200-5.300, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.625, 5.850, 6.025 dan 6.750. Support: Rp4.950.


6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Daily (Rp1.980) (RoE: 5,20%; PER: 19,64x; EPS: 100,83; PBV: 1,02x; Beta: 1,86). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.890-1.980, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.020, 2.085, 2.170, 2.370 dan 2.565. Support: Rp1.870 dan 1.775.


7. PT Timah Tbk (TINS), Daily (Rp830) (RoE: 6,25%; PER: 14,96x; EPS: 55,48; PBV: 0,94x; Beta: 1,5). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp800-830, dengan target harga secara bertahap di level Rp895, 960 dan 1.190. Support: Rp800 dan 750. (sdk)

ihsg kanal24.co.id bei