Kentut Jadi Permintaan Unik Bocah Bajang

KANAL24 -2019-08-05, 10:00:00 WIB 82 kali

Wagub Jateng Taj Yasin memberikan hadiah sepeda kepada bocah bajang dieng (humas jateng)

KANAL24, Dieng - Sebanyak 11 anak perempuan berambut gimbal, Minggu (4/8/2019) mengikuti prosesi pemotongan rambut gimbal di komplek wisata Candi Arjuna Dieng. Rambut mereka siap dipotong setelah diarak dari rumah pemangku adat dan menjalani prosesi jamasan.
Satu lagi syarat terpenting dalam ritual potong rambut gimbal tersebut adalah permintaan yang diinginkan anak bajang sudah terpenuhi. Dalam ritual kali ini, sebagian besar permintaan anak-anak unik dan lucu. Seperti permintaan Nayang Ayuningtyas Nugroho yang meminta es krim warna coklat. Anak Desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara Banjarnegara yang kebetulan rambut gimbalnya dipotong Bupati Banjarnegara itu, mendapatkan keinginannya. Tidak cuma satu atau dua buah es krim coklat, tapi satu termos dari sang bupati.


Permintaan unik lainnya adalah cambuk, klinthingan dan topeng yang diiinginkan Siti Khotimah. Siti Khotimah merupakan anak pasangan Irodad dan Walkoni, warga Kalijeruk, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.
Dan, yang terunik adalah permintaan bocah berusia 4 tahun bernama Dinda Syifa Ramadhani. Dia cuma meminta kentut ibunya yang diwadahi dalam plastik dan satu butir telor puyuh. Spontan, wisatawan yang hadir tertawa lebar dan suasana menjadi riuh. Dinda pun rupanya merasa, permintaannya ditertawakan banyak orang, sehingga malu dan menangis ketika rambutnya dipotong.

salah satu bocah rambut gimbal yang mengikuti ritual potong rambut (humas jateng)


Sang ibu, Mursinah menuturkan, sejak awal keinginan Dinda memang hanya meminta kentutnya dan sebutir telor puyuh. Ketika sang kakak meminta agar adiknya mengganti keinginannya, Dinda tetap tidak mau.
"Dari awal minta kentut saya dikasihkan di plastik sama sebutir telor puyuh," kata ibunya dengan menggendong sang putri.
Ritual potong rambut gimbal ini menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kris, wisatawan asal Italia yang datang bersama istrinya mengaku terkesan dengan budaya warga Dieng.


"It's very interesting. Thank you Dieng. I'll be back next year," katanya
Dilansir dari Humas Jateng Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen mengakui, kegiatan Dieng Culture Festival yang diinisiasi langsung oleh pegiat wisata Dieng, sangat bagus. Wisata yang dimotori warga setempat, hasilnya lebih bisa dirasakan.
"Teman-teman pegiat wisata Dieng yang dipimpin Mas Alief, inisiatifnya luar biasa. Kalau wisata dilakukan anak kampungnya, lebih bisa dirasakan masyarakat. Budayanya OK, dampak dari banyaknya wisatawan yang masuk ke Dieng yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat lebih bisa diantisipasi, kerukunan dan kecintaan terhadap lingkungan juga OK," jelasnya. 


Mengapa demikian? Karena mereka yang memiliki tanah dan budaya ini, sehingga dirasakan betul oleh masyarakat. Wagub berharap, Dieng Culture Festival bisa direplikasi di daerah-daerah lain.
"Kearifannya betul-betul top. Ini bisa diadopsi di daerah lain," harapnya.(sdk)

kanal24.co.id bocah bajang candi arjuna dieng taj yasin
Popular

KANAL24 - 2019-07-29 3730 kali

Jangan Bawa Mitos ke Tanah Suci

KANAL24 - 2019-07-30 3384 kali

Merebut Kemuliaan di Masjidil Haram

KANAL24 - 2019-07-26 2809 kali

4.308 Pendaftar Vokasi Jalani Tes Masuk UB

KANAL24 - 2019-07-26 2556 kali

Jamaah Haji Perlu Jaga Diri

KANAL24 - 2019-07-28 2552 kali

Jadilah Tamu yang Baik

KANAL24 - 2019-07-27 2529 kali

Meraih Imbalan Surga