Khusnul Hadi: Jangan Suka Menggerutu kepada Allah

KANAL24 -2019-04-05, 16:00:00 WIB 114 kali

Ustadz Khusnul Hadi dalam khutbah di Masjid Ramadhan (Kanal 24/Verdy)

Kanal 24, Malang - Ustadz Khusnul Hadi mengajak para jamaah jum'at Masjid Ramadhan Griya Shanta Malang untuk tidak suka menggerutu kepada Allah (5/4/2019). Agar sifat itu bisa dihilangkan, ia berikan tiga sifat penangkal, di antaranya:  tawakal, syukur dan sabar. 
 
Menurut Ustadz Khusnul, dalam khutbah jumatnya, tawakal sering disalahpahami dengan konotasi pasrah yang identik dengan putus asa. Lebih lanjut, padahal tawakal berasal dari istilah wakala yang artinya mewakilkan.
 
 "Mewakilkan dalam hal ini berarti bahwa kita hanya bisa berikhtiar, hasilnya diserahkan atau diwakilkan kepada Allah" ujar Ustadz Khusnul. 
 
Dalam Al Qur'an Surat At-Taubah Ayat 51 disebutkan bahwa "sekali-kali tidak akan menimpa kami atas apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kami. Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal". Sementara, pada Surat At-Talaq Ayat 3, Allah juga berfirman bahwa
 
 "Orang-orang yang bertawakal kepadaNya akan dicukupkan keperluan-keperluannya. Sebab Allah yang berkehendak dengan segala yang telah ditentukan-Nya"
 
"Sifat syukur dan sabar menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan tawakal", tutur Ustadz Khusnul. 
 
Menurutnya, kepribadian seseorang bisa dinilai dari bagaimana dirinya berusaha dan menyikapi hasil usahanya. Lebih lanjut, ia menyampaikan tidak semua usaha menuai keberhasilan, tapi setiap keberhasilan Allah yang menentukan.
 
Bagi orang yang beriman, tidak ada istilah gagal dalam kamus hidup. Melalui khotbahnya, Ustadz Khusnul menekankan bahwa kegagalan tidak ada, karena berhasil ataupun tidak itu sama-sama ujian. Jika berhasil disikapi dengan syukur, jika tidak disikapi dengan sabar.
 
"Itulah orang yang sukses", terangnya.
 
Di akhir khotbah, Ustadz Khusnul menegaskan agar setiap manusia senantiasa bisa beryukur dan tidak menggerutu sebagaimana kalam Allah dalam Surat Al Baqarah Ayat 216 yang menyebutkan
 
 "Jawaban atas kamu berperang, padahal berperang adalah yang kamu benci.  Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal sangat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu ingin sesuatu padahal sangat buruk bagimu. Allah tahu, sedang kamu tidak tahu". (Vrd)

khutbahJum'at
Popular

KANAL24 - 2019-07-29 4088 kali

Jangan Bawa Mitos ke Tanah Suci

KANAL24 - 2019-07-30 3600 kali

Merebut Kemuliaan di Masjidil Haram

KANAL24 - 2019-07-26 3035 kali

Jamaah Haji Perlu Jaga Diri

KANAL24 - 2019-07-26 2905 kali

4.308 Pendaftar Vokasi Jalani Tes Masuk UB

KANAL24 - 2019-07-28 2613 kali

Jadilah Tamu yang Baik

KANAL24 - 2019-07-27 2579 kali

Meraih Imbalan Surga