Mahasiswa Jepang Keliling Kampung Kayutangan

KANAL24 -2019-09-11, 11:00:00 WIB 72 kali

Mahasiswa Jepang Berkeliling di Kampung Kayutangan

KANAL24, Malang - Dengan menaiki angkot (angkutan kota) khas Kota Malang, 20 mahasiswa Jepang dari Hiroshima University (HU) tiba di Malang Heritage di daerah Kayutangan Kota Malang (10/9/2019). Tiba di kampung heritage, mereka terlihat sangat antusias, senang, dan selalu heran dengan segala aktifitas di kampung itu. 
Dengan didampingi mahasiswa volunteer sebagai penerjemah, dosen, dan tour guide. Mereka dibagi menjadi 3 kelompok dan menyusuri kampung dengan jalan yang berbeda. Menurut penjelasan Mila salah satu tour guide dari Malang Heritage mengatakan, mahasiswa jepang ini diperkenalkan dengan konsep kampung yang asli tidak dibuat-buat. 
“Kita kenalkan kegiatan sehari-hari warga,  bagaimana kehidupan kampung disini, yang tetap ada jemuran, sepeda motor masih mondar mandir didalam kampung, bagaimana bangunan rumanya masih terjaga, karena disini banyak bangunan peninggalan kolonial.,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Mila menceritakan bahwa mahasiswa Jepang ini antusias melihat pasar seperti apa, mencicipi semangka yang di Indonesia harganya lebih murah dibanding dengan Jepang, mencicipi jajanan gipang, melihat nasi sisa yang dijemur (karak). Memang inilah kampung, mungkin disana beda kampungnya jadi memang di Kayutangan seperti ini, mereka menikmati susunan kampungnya.
“Paling tidak mereka sudah tahu disini ada kampung yang istilahnya tradisional,tidak dibuat-buat kampungnya. Nantinya bisa ditularkan infonya untuk teman-teman yang di Jepang, bahwa disini kampungnya masih asli. Alhamdulillah kampung heritage dipilih karena disini paling representatif untuk mereka belajar,” jelas Mila.
Idogawa Masaki salah satu mahasiswa dari HU mengatakan, bahwa ia suka warna-warni bangunan kota ini, karena dicat dengan cantik. 

Dipandu Oleh Tour Leader Mahasiswa Jepang Selfie Di Area Kampung Kayutangan (mega kanal24)


“Saya suka warna bangunannya, colorfull dan banyak mural. Saya ijin masuk ke salah satu rumah warga dan dijinkan untuk melihat dapur, kamar mandi, dan ruang tamu. Pemilik rumah dan orang sini sangat ramah dan baik,” terangnya.
Disambung dengan pendapat rekannya, Kawashima Nakako yang mengungkapkan bahwa  bangunan-bangunan di kampung ini sangat lucu karena penuh warna dan kompleks. Berbeda dengan bangunan di Jepang yang warna dan arsitekturnya lebih simpel. 
20 mahasiswa Jepang ini datang ke Indonesia dalam rangka summer course di Universitas Brawijaya. Ini merupakan tahun ketujuh kerja sama antara HU dengan UB dalam kegiatan pertukaran pelajar dan budaya skala internasional.(meg)

kanal24.co.id FIB UB mahasiswa jepang kampung heritage kayutangan malang
Popular

KANAL24 - 2019-07-29 4088 kali

Jangan Bawa Mitos ke Tanah Suci

KANAL24 - 2019-07-30 3599 kali

Merebut Kemuliaan di Masjidil Haram

KANAL24 - 2019-07-26 3035 kali

Jamaah Haji Perlu Jaga Diri

KANAL24 - 2019-07-26 2905 kali

4.308 Pendaftar Vokasi Jalani Tes Masuk UB

KANAL24 - 2019-07-28 2613 kali

Jadilah Tamu yang Baik

KANAL24 - 2019-07-27 2579 kali

Meraih Imbalan Surga