Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2019 5,07%, Naik Tipis Secara Tahunan

KANAL24 -2019-05-06, 11:00:00 WIB 60 kali

Ilustrasi (Warta Kota)

KANAL24, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen, naik tipis dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2018 yang hanya 5.06 persen (yoy). Sementara dibandingkan dengan kuartal IV 2018 melambat 0,52 persen, karena pada periode tersebut mencapai 5,18 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan meski tumbuh melambat, namun hal itu dianggap wajar. Pasalnya tren yang terjadi di setiap kuartal pertama selalu mengalami perlambatan dibandingkan kuartal keempat di tahun sebelumnya. Kemudian angka peningkatan baru akan mulai terlihat pada kuartal kedua di tahun berjalan.

"Angka 5,07 ini menujukkan masih bagus dibandingkan kuartal I 2018. Tapi melambat dibandingkan kuartal sebelumnya tapi ini biasa dan baru akan naik di kuartal II, III dan IV. Patternnya biasa," kata Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Senin (6/5) seperti dilansir dari ipotnrws.

Dikatakannya pada periode tersebut, berdasarkan indeks harga berlaku nilai PDB mencapai Rp3.782,4 triliun. Adapun share terbesar dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2019 berdasarkan propinsi masih didominasi oleh Jawa. Perutmbuhan ekonomi di Jawa sebesar 5,66 persen dengan kontribusinya mencapai 59,03 persen.

Kemudian disusul dari Sumatra dengan angka pertumbuhan mencapai 4,55 persen dan sharenya sebesar 21,36 persen. Dilanjutkan Kalimantan sebesar 5,33 persen dengan share sebesar 8,26 persen. Sedangkan untuk Sulawesi angka pertumbuhan ekonomi sebesar 6,51 persen dan share 6,14 persen.

Sementara itu angka pertumbuhan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara sebesar 4,64 persen dengan share terhadap total pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,02 persen. Untuk Maluku dan Papua pertumbuhan ekonominya melambat 10,44 persen dengan share 2,19 persen.

"Kita harap di kuartal II (2019) akan lebih bagus karena ada banyak momentum yang bisa mendorongnya seperti peningkatan konsumsi rumah tangga karena ramadhan," pungkas Suhariyanto. (sdk).

kanal24.co.id Pertumbuhan Ekonomi BPS
Popular

KANAL24 - 2019-07-29 4088 kali

Jangan Bawa Mitos ke Tanah Suci

KANAL24 - 2019-07-30 3600 kali

Merebut Kemuliaan di Masjidil Haram

KANAL24 - 2019-07-26 3035 kali

Jamaah Haji Perlu Jaga Diri

KANAL24 - 2019-07-26 2905 kali

4.308 Pendaftar Vokasi Jalani Tes Masuk UB

KANAL24 - 2019-07-28 2613 kali

Jadilah Tamu yang Baik

KANAL24 - 2019-07-27 2579 kali

Meraih Imbalan Surga