Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Teknologi AI Berperan Besar Dalam Pertanian 4.0

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Pendidikan
0
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Malang – Bidang pertanian harus bisa memanfaatkan teknologi pada revolusi industri 4.0 untuk menghadapi global warming. Ungkap Yusuf Hendrawan, Ph.D dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB).

“Peranan AI (Artificcial Intelligence) dalam memajukan pertanian sangat penting dalam membangun smart plant factory atau pabrik tanaman yang berkelanjutan. Jadi, aplikasinya misalkan untuk kontrol suhu, cahaya, air, dan nutrisi. Kemudian penggunaan suara yakni musik gamelan jawa itu bisa meningkatkan produktivitas dari pertumbuhan tanaman di dalam plant factory,” terang Yusuf.

Untuk negara maju yang sudah mengembangkan plant factory adalah Jepang, Cina, Korea, dan Amerika. Mereka mengembangkan itu karena populasi generasi mudanya sedikit, sehingga perlu automatisasi, kemudian seperti Jepang dan Korea yang lahannya sempit, mereka perlu pengembangan suatu sistem pertanian yang tertutup. Artinya bisa di gedung atau di bawah tanah, yang tidak memerlukan lahan yang luas, proses peroduktivitas yang cepat, artinya bisa dipanen cepat dengan kualitas yang bagus, dan hanya teknologi plant factory yang bisa merealisasikan itu. 

“Kalau kita menggeluti ilmu tentang plant factory dan hasilnya bagus, teknologinya bisa dijual ke negara-negara yang mungkin secara iklim dan kondisi tidak memungkinkan untuk tanaman. Sekarang sudah tidak ada lagi tanaman tropical atau sub tropical. Selama kita bisa mengoptimasi plant factory maka bisa dimanapun dilakukan pengembangan seperti di luar angkasa dan sebagainya,” lanjutnya 

Penyebab Indonesia belum banyak yang menerapkan teknologi ini menurut Yusuf adalah karena yang pertama masih terlena dengan istilah Indonesia yang sangat subur atau zamrud khatulitiwa. Sehingga belum memikirkan bahwa sebentar lagi akan ada perubahan iklim, global warming. Padahal, adanya global warming, perlu waspada tidak bisa dengan mudah menanam tanaman konvensional. 

“Kita tetap perlu kembangkan teknologi. Walaupun jumlah lahan kita masih luas, jumlah tenaga kerja kita masih banyak. Jangan sampai karena keterlenaan dan ketidak waspadaan ini, kedepan kita akan bergantung kepada Jepang, Korea, Amerika, dan Cina. Karena mereka yang mempunyai teknologi plant factory, jadi ketika global warming datang negara-negara maju tersebut sudah siap menghadapi,” jelas Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTP itu.
Pada plant factory di sistem irrigation process yang sudah di uji coba pada pertumbuhan karpet lumut, biasanya lumut itu hanya bisa produksi dalam waktu 2 tahun, tetapi dengan teknologi ini bisa produksi hanya dalam 6 bulan saja. Artinya, ketika mampu menerapkan sistem cerdas dalam plant factory, bisa meningkatkan produktivitas secara kuantiti maupun kualiti dan produknya pasti aman untuk dikonsumsi. 

Adanya era industri 4.0, sudah bukan budidaya tanaman lagi, melainkan produksi tanaman. Istilah produksi itu adalah bagaimana harus sesuai dengan keinginan konsumen. Misal ada konsumen ingin selada yang kandungan vit.c nya sekian, maka kita dengan sistem kecerdasan buatan harus bisa menyesuaikan keinginan konsumen. 
“Sebagai akademisi kita punya mahasiswa kita punya kaum intelektual tugas mereka adalah mengembangkan sIstem, ketika sistem sudah berjalan masyarakat tinggal menggunakan. Research and Development terjadi di institusi pendidikan, tinggal masyarakat yang menggunakan,” pungkas alumni IPB tersebut.
Yusuf berharap, Indonesia ada yang mengembangkan plant factory secara masiv artinya secara detail, karena sementara ini yang mengembangkan plant factory hanya satu bagian saja. Jangan terlena dengan suburnya tanah kita. Perlu adanya kebijakan dari pemerintah perlu diwaspadai global warming, pertumbuhan penduduk, berkurangnya lahan pertanian. (meg)

Post Views: 442
Previous Post

Gembleng Wirausaha Muda, IKA FP Gelar Pelatihan Jamur

Next Post

DPR Setuju Anggaran 2020 PUPR Sebesar Rp120 Triliun

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

32 Kloter Jamaah Haji Gelombang II Nikmati Eyab di Madinah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Menyiapkan Sahur di Awal Ramadan: Cara Menjaga Energi dan Keseimbangan Tubuh Seharian

Menyiapkan Sahur di Awal Ramadan: Cara Menjaga Energi dan Keseimbangan Tubuh Seharian

February 18, 2026
1.000 Koperasi Merah Putih Rampung, Target 80 Ribu Dikejar

1.000 Koperasi Merah Putih Rampung, Target 80 Ribu Dikejar

February 18, 2026
Pencemaran di Sungai Brantas: Tanda Alam Kehilangan Daya Pulihnya

Pencemaran di Sungai Brantas: Tanda Alam Kehilangan Daya Pulihnya

February 18, 2026
Sanksi, Kedaulatan, dan Diplomasi: Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia dari Iran?

Sanksi, Kedaulatan, dan Diplomasi: Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia dari Iran?

February 18, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025