Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) kembali menggelar Open House Raja Brawijaya 2025 pada Sabtu-Minggu (30-31/08/2025) di Lapangan Rektorat. Acara tahunan ini menjadi ajang perkenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), fakultas, mitra, hingga organisasi internasional kepada mahasiswa baru angkatan 2025. Dengan mengusung tema besar “Pendidikan sebagai Jalan Utama Meraih Masa Depan”, kegiatan ini menghadirkan 211 tenant yang mewarnai suasana kampus.
Koordinator Panitia Raja Brawijaya, Dr. Ir. Muhammad Bagus Hermanto, STP., M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 56 UKM lintas bidang, mulai dari seni, olahraga, keagamaan, penalaran, hingga OM DPM. Selain itu, fakultas, direktorat, bank mitra, sponsorship, Badan Usaha Milik UB (BMU), hingga UMKM turut berpartisipasi. “Totalnya 211 tenant yang bisa dijelajahi oleh mahasiswa baru. Selama dua hari, sekitar 17 ribu mahasiswa akan hadir untuk melihat langsung berbagai pilihan pengembangan diri yang ditawarkan,” ujarnya.
Baca juga:
Open House UB 2025 Angkat Tema Pendidikan

Ajang Temukan Passion dan Minat Mahasiswa Baru
Open House Raja Brawijaya 2025 menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk menemukan minat, bakat, serta passion mereka. Menurut Bagus Hermanto, mahasiswa dapat menjelajah berbagai bidang sesuai ketertarikan, baik bergabung dalam UKM seni, olahraga, kewirausahaan, maupun bidang lain. “Mahasiswa bisa bebas memilih dan berekspresi, bahkan boleh aktif di lebih dari satu kegiatan. Tujuannya agar mereka berkembang tidak hanya di fakultasnya, tapi juga lintas disiplin,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa UB sebagai entrepreneurial university telah mencetak banyak mahasiswa berprestasi, termasuk dalam program Kewirausahaan Mahasiswa tingkat nasional yang tahun lalu meraih juara 1. “Melalui Open House ini, mahasiswa baru belajar budaya berprestasi, solidaritas, kompetisi, dan kaderisasi dari generasi ke generasi,” terangnya.

Wujudkan Jiwa “Satu Brawijaya”
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat kebersamaan di antara mahasiswa. “Kami ingin memperkenalkan mahasiswa baru dengan unit-unit kegiatan kemahasiswaan, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Dengan begitu, mereka bisa bergabung sesuai bakat yang diminati, entah olahraga, seni, maupun organisasi lainnya,” jelasnya.
Selain UKM, hadir pula lembaga pendukung seperti perbankan dan mitra kampus yang membuka akses lebih dekat bagi mahasiswa. Menurut Setiawan, interaksi lintas fakultas melalui kegiatan ini akan menumbuhkan rasa solidaritas dan memperkuat jiwa “Satu Brawijaya” yang menjadi kebanggaan bersama.
Baca juga:
Pelatihan Mendeley UB Fokus pada Sitasi Akurat

Dorong Prestasi dan Soft Skill
Lebih dari sekadar pengenalan organisasi, Open House Raja Brawijaya juga diarahkan untuk meningkatkan soft skill mahasiswa. Setiawan menyebutkan, kegiatan ini dapat membentuk kemampuan kepemimpinan, organisasi, kerjasama tim, hingga keterampilan komunikasi. “Nilai tambah ini yang akan membuat mahasiswa UB tangguh saat berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional, melanjutkan tradisi prestasi senior-seniornya,” katanya.
Melalui rangkaian acara dua hari ini, UB berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga membangun jejaring, karakter, dan prestasi. Dengan semangat kebersamaan, Open House Raja Brawijaya 2025 menjadi tonggak awal perjalanan generasi muda UB menuju masa depan yang gemilang. (nid/dpa)