Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FAPET UB Angkat Jejak Budaya di Soto Kambing Malang

Einid Shandy by Einid Shandy
November 22, 2025
in Pendidikan
0
FAPET UB Angkat Jejak Budaya di Soto Kambing Malang

FAPET UB Dalam Jejak Budaya di Soto Kambing Malang (Nawval/Kanal24)

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Kuliner tradisi tak hanya soal rasa, tetapi juga memori dan identitas budaya. Kekhawatiran akan hilangnya jejak kuliner lokal menjadi alasan utama digelarnya Kuliah Tamu “Etnosotografi Studi Soto Kambing Khas Malang” Pemutaran Film Dokumenter dan Ngobrol Buku “Semangkuk Lumintu Ing Brantas – Seruput Kisah Soto Kambing Malangan”, yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (FAPET UB) di Auditorium lantai 5 Gedung 5 FAPET UB pada Jumat (21/11/2025).

Melalui acara ini, penyelenggara berharap mahasiswa mampu memahami hubungan antara kuliner, sejarah, kebudayaan, dan ketahanan pangan, sekaligus menyadari pentingnya pendokumentasian cerita-cerita kecil di balik setiap semangkuk makanan.

Menggali Jejak Kuliner dan Identitas Lokal

Dalam sesi pemaparan, Ary Budiyanto,S.Fils., M.A., Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB), menekankan bahwa kuliner adalah titik temu antara sejarah, migrasi, dan budaya masyarakat. Ia menyampaikan bahwa soto Malang—termasuk soto kambing—lahir melalui pertemuan berbagai etnis pada abad ke-19, di mana kebutuhan akan makanan panas dan sehat mendorong kemunculan variasi masakan berkuah.

Baca juga:
Terobosan Disertasi Fapet UB untuk Perbaikan Genetik Ayam Lokal

Ary Budiyanto,S.Fils., M.A., Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (Nawval/Kanal24)

“Kita ingin memberikan wawasan tentang kebudayaan. Restoran dan kuliner itu bukan hanya soal ekonomi, tetapi perjuangan, perubahan, dan ingatan kolektif. Banyak yang penting didokumentasikan supaya tidak hilang begitu saja,” ujar Ary.

Ia juga menyoroti tantangan besar: cepatnya perubahan preferensi makan generasi muda dan hilangnya warung-warung tradisional di kawasan seperti Klojen dan Oro-Oro Dowo. Pergantian pemilik, urbanisasi, dan homogenisasi selera membuat identitas rasa semakin kabur.

Kuliner, Kerendahan Hati, dan Kerentanan Budaya

Ary melanjutkan dengan kritik sosial-budaya: rendah hati berlebihan yang berubah menjadi rendah diri menyebabkan masyarakat enggan mengangkat makanan lokal sebagai kebanggaan. Banyak yang menganggap makanan berbahan ketela, umbi, atau ketan sebagai “makanan orang miskin”, padahal itu adalah makanan survival yang pernah menghidupi generasi sebelumnya.

“Kenapa kita tidak bangga? Kenapa tidak kita angkat sebagai bagian identitas? Sementara negara lain bisa mengekspor satu jenis masakan dan dikenal seluruh dunia, kita malah bingung mana soto yang mewakili Indonesia,” tambahnya. Ia membandingkan dengan Tom Yam dan Pho, yang dikenal global meski hanya sebagian kecil dari ragam kuliner negara asalnya.

Peran Cerita dan Dokumentasi dalam Pelestarian Rasa

Pembicara sekaligus jurnalis, Nedi Putra AW—alumni FAPET UB—menegaskan bahwa kelestarian kuliner sangat bergantung pada upaya merekam cerita. Ia mencontohkan bagaimana banyak resep dan kisah warung legendaris hilang karena tidak terdokumentasi.

Ary mendukung hal ini, mengatakan, “Kalau penjualnya tak mau berbagi resep atau ceritanya, maka berhenti sudah di situ. Itu problem besar. Kita tidak tahu lagi dulu rasanya seperti apa. Yang tersisa hanya nostalgia tanpa bukti.”

Ia mendorong generasi muda—termasuk mahasiswa peternakan—untuk ikut menulis dan mencatat pengalaman mereka terhadap makanan tradisional. Setiap perubahan rasa bakso, soto, atau jajanan lokal hari ini, menurutnya, adalah data budaya yang kelak sangat berharga.

Soto sebagai Cermin Perubahan Sosial

Acara juga memutar film dokumenter dan membedah buku “Semangkuk Lumintu Ing Brantas”, yang menggambarkan perjalanan panjang kuliner soto kambing Malangan. Para narasumber menunjukkan bagaimana satu jenis makanan dapat mengisahkan banyak hal: migrasi warga, perubahan teknik memasak, pergulatan identitas, hingga dinamika ekonomi keluarga penjualnya.

Salah satu cuplikan gambar dari film dokumenter “Semangkuk Lumintu Ing Brantas – Seruput Kisah Soto Kambing Malangan” (Nawval/Kanal24)

Soto kambing di Kediri yang tinggal satu-satunya, misalnya, menjadi contoh nyata bagaimana kuliner yang dulu tumbuh kuat kini terjepit oleh perubahan gaya hidup, minimnya regenerasi, dan tekanan ekonomi.

Menjaga Rasa, Menjaga Ingatan

Kuliah tamu ini menegaskan bahwa kuliner bukan sekadar konsumsi, melainkan arsip budaya. Melalui diskusi, film, dan bedah buku, peserta diajak menengok kembali pentingnya rasa lokal sebagai bagian dari ketahanan pangan dan jati diri masyarakat.

Acara ditutup dengan ajakan para pembicara agar generasi muda mulai menulis dan merekam cerita mereka tentang makanan. Sebab tanpa narasi, setiap resep hanya akan menjadi jejak samar tanpa masa depan. (nid/tia)

Post Views: 87
Tags: Fakultas Ilmu Budaya UBFakultas Peternakan UBFapet UBfib ubJejak Budaya SotoKANAL24kanal24.co.idSoto KambingSoto Kambing MalangSoto MalangSoto Malanganuniversitas brawijaya
Previous Post

TikTok Ubah Tren Wisata, Supermarket Jadi Destinasi

Next Post

Dosen FISIP UB Perkuat Kolaborasi Nasional

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Dosen FISIP UB Perkuat Kolaborasi Nasional

Dosen FISIP UB Perkuat Kolaborasi Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
3 Destinasi Glamping Andalan Malang Raya

3 Destinasi Glamping Andalan Malang Raya

January 18, 2026
Super Flu Tidak Lebih Parah COVID-19

Super Flu Tidak Lebih Parah COVID-19

January 18, 2026
Wisudawan Terbaik Doktor UB Teliti Bekatul Beras Lokal untuk Pangan Fungsional

Wisudawan Terbaik Doktor UB Teliti Bekatul Beras Lokal untuk Pangan Fungsional

January 18, 2026
Black Mirror Season 1: Teknologi, Moral, dan Sisi Gelap Manusia

Black Mirror Season 1: Teknologi, Moral, dan Sisi Gelap Manusia

January 18, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025