Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Pemerintah Tata Ulang Kebijakan Batu Bara

Einid Shandy by Einid Shandy
November 28, 2025
in Ekonomi
0
Pemerintah Tata Ulang Kebijakan Batu Bara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan kepada media pada konferensi pers APBN KiTa edisi November 2025 di Jakarta, Kamis (20/11/2025). (Muhammad Iqbal/tom/antara)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Rencana pemerintah untuk menambah penerimaan negara melalui sektor pertambangan kembali mengemuka setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang penerapan bea keluar untuk komoditas batu bara mulai tahun 2026. Kebijakan ini mencuat karena pemerintah menilai kontribusi penerimaan dari ekspor batu bara masih belum optimal dibandingkan dengan komoditas lain, sementara kebutuhan fiskal dalam beberapa tahun ke depan diproyeksikan meningkat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ruang fiskal serta menata ulang kebijakan energi dan sumber daya alam agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar global.

Rencana kebijakan bea keluar batu bara tersebut muncul di tengah situasi pasar yang cukup dinamis. Produksi batu bara Indonesia masih tinggi, sementara permintaan global mulai mengalami penyusutan akibat percepatan transisi energi. Di sisi lain, industri hilir seperti smelter nikel membutuhkan pasokan batu bara dalam jumlah besar dan stabil. Kondisi ini menjadikan pemerintah perlu merancang kebijakan yang tidak hanya berpihak pada penerimaan negara, tetapi juga menjaga keberlanjutan industri, baik yang berorientasi ekspor maupun yang bergerak di sektor pengolahan dalam negeri.

Baca juga:
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa FEB UB Bekali Ibu Rumah Tangga Desa  Klampok Literasi Keuangan dan Teknologi Digital 

Dalam pernyataannya, pemerintah menegaskan bahwa bea keluar akan diterapkan secara hati-hati dan bertahap. Kebijakan tersebut akan disusun melalui peraturan menteri keuangan dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta masukan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah tarif fleksibel, yakni pungutan yang hanya akan berlaku ketika harga batu bara berada di atas ambang keekonomian tertentu. Dengan skema ini, pemerintah berharap tidak menciptakan tekanan berlebihan terhadap pelaku industri dan tetap menjaga daya saing batu bara Indonesia di pasar internasional.

Meski demikian, rencana penerapan bea keluar batu bara tidak terlepas dari potensi konsekuensi bagi pelaku usaha tambang. Margin keuntungan perusahaan diperkirakan dapat tergerus apabila tarif bea keluar diterapkan pada kondisi pasar yang sedang melemah. Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi memengaruhi struktur biaya sebagian pembangkit listrik dan industri pengolahan, terutama bila kenaikan biaya produksi dari tambang berdampak pada harga jual di tingkat hilir. Pelaku industri meminta pemerintah tetap mempertimbangkan stabilitas pasokan energi dan kesinambungan operasional perusahaan sebelum menetapkan tarif final.

Bagi pemerintah, penerapan bea keluar ini dipandang sebagai instrumen penting untuk memperluas basis penerimaan negara. Selain dari royalti dan pajak pertambangan, pungutan ekspor batu bara ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan, terutama ketika harga komoditas sedang tinggi. Kebijakan serupa juga sedang dipertimbangkan untuk beberapa komoditas lain seperti emas, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju tata kelola sumber daya alam yang lebih komprehensif.

Di tengah pro dan kontra, langkah pemerintah tersebut menunjukkan komitmen untuk melakukan reformasi fiskal dan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia. Tantangannya adalah menemukan titik keseimbangan: bagaimana kebijakan bea keluar dapat meningkatkan pendapatan negara tanpa mengganggu stabilitas industri dan pasokan energi dalam negeri. Pemerintah sendiri menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan pelaku industri akan terus dilakukan agar mekanisme yang disusun dapat mengakomodasi kepentingan seluruh sektor terkait.

Jika berhasil diimplementasikan secara tepat, bea keluar batu bara berpotensi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan fiskal sekaligus mendorong transformasi ekonomi nasional ke arah yang lebih berkelanjutan. Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kepastian regulasi, transparansi formulasi tarif, serta keselarasan antara kebutuhan fiskal negara dan daya tahan industri tambang dalam menghadapi tantangan global. (nid)

Post Views: 190
Tags: Batu BaraKANAL24kanal24.co.idKebijakan Batu BaraMenkeu RIMenteri Keuangan RIpemerintahPurbayaPurbaya Yudhi SadewaSektor Pertambanganuniversitas brawijaya
Previous Post

Perempuan UMKM Melesat Berkat Pendampingan Intensif

Next Post

Eksplorasi Malang Lewat Arsip dan Budaya

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Eksplorasi Malang Lewat Arsip dan Budaya

Eksplorasi Malang Lewat Arsip dan Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

January 17, 2026
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025