Kanal24, Malang – Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) menggelar Pekan Kewirausahaan 2025 sebagai ruang pembelajaran praktik bagi mahasiswa untuk mengenal dunia usaha secara langsung. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) FT UB ini berlangsung di Selasar Dekanat Fakultas Teknik UB, Rabu (17/12/2025), dan terbuka untuk sivitas akademika maupun masyarakat umum.
Pekan Kewirausahaan 2025 menjadi bagian dari implementasi mata kuliah kewirausahaan yang diikuti mahasiswa PWK angkatan 2023. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar konsep bisnis di ruang kelas, tetapi juga mengasah kemampuan menjual produk, berinteraksi dengan konsumen, serta memahami dinamika pasar secara nyata.
Sebanyak 28 stan wirausaha meramaikan kegiatan ini dengan beragam produk yang ditawarkan, mulai dari makanan dan minuman hingga produk kreatif hasil inovasi mahasiswa. Sejak pagi hari, antusiasme pengunjung terlihat tinggi. Bahkan sebelum seluruh stan siap beroperasi, pengunjung sudah mulai berdatangan untuk melihat dan membeli produk yang dipamerkan.

Koordinator Kegiatan Pekan Kewirausahaan 2025 PWK FT UB, Layli Tamami, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa. “Pekan kewirausahaan ini merupakan bagian dari mata kuliah kewirausahaan di PWK FT UB. Tujuannya agar mahasiswa benar-benar belajar bagaimana cara berwirausaha, mulai dari menjual produk hingga berinteraksi langsung dengan konsumen,” ujarnya.
Layli menambahkan, pengalaman ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk membangun usaha secara mandiri di masa depan. Menurutnya, dasar-dasar kewirausahaan yang diperoleh di kelas akan semakin kuat ketika dipraktikkan langsung melalui kegiatan bazar seperti ini. “Targetnya, setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa memiliki acuan dan keberanian untuk membuka usaha sendiri karena basic-nya sudah mereka dapatkan,” katanya.
Kegiatan bazar kewirausahaan ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB, atau hingga seluruh produk yang dijual habis. Selain menjadi ajang praktik bisnis, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana promosi kreativitas mahasiswa kepada lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Layli menegaskan bahwa Pekan Kewirausahaan 2025 tidak berhenti pada angkatan 2023 saja. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilanjutkan oleh angkatan berikutnya yang mengambil mata kuliah kewirausahaan. Dengan demikian, budaya berwirausaha di lingkungan PWK FT UB diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Acara ini terbuka untuk umum, tidak hanya mahasiswa PWK, tetapi juga seluruh sivitas akademika UB dan masyarakat sekitar. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi ruang belajar sekaligus ruang bertemu antara mahasiswa dan konsumen,” pungkasnya.(Dht/Din)














