Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Menaker Soroti Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Kampus Perkuat Link and Match Industri

Dinia by Dinia
January 6, 2026
in Pendidikan
2
Menaker Soroti Tantangan Ketenagakerjaan, Dorong Kampus Perkuat Link and Match Industri

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D., dalam orasi ilmiah pada Rapat Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat (Yordan/Kanal24)

8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Transformasi dunia kerja Indonesia menghadapi tantangan serius di tengah besarnya jumlah angkatan kerja dan ketimpangan kompetensi tenaga kerja. Perguruan tinggi dinilai memegang peran kunci untuk memastikan lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan terlindungi dalam sistem ketenagakerjaan yang terus berubah.

Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D., dalam orasi ilmiah pada Rapat Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat yang menjadi agenda utama peringatan Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya, di Gedung Samantha Krida (5/1/2026).

Di hadapan civitas akademika Universitas Brawijaya dan para tamu undangan, Menaker menegaskan bahwa usia 63 tahun merupakan fase matang bagi Universitas Brawijaya untuk memberikan dampak nyata, baik di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, kampus tidak lagi cukup berperan sebagai pusat produksi ilmu pengetahuan semata.

“Usia 63 tahun bukan usia yang sedikit. Ini usia yang lebih dari cukup untuk memberikan impact dan hadir dalam kancah internasional,” ujar Yassierli dalam orasinya.

Ia menekankan, perguruan tinggi harus mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan nasional. “Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan sangat berharap dan yakin bahwa kampus bisa dan mampu menjadi mitra kami dalam mewujudkan amanat konstitusi, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak,” tegasnya.

Dalam paparannya, Menaker membeberkan potret ketenagakerjaan Indonesia yang dinilainya sarat tantangan dan kompleksitas. Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 153 juta angkatan kerja dengan latar belakang pendidikan yang sangat beragam dan sebaran geografis dari Sabang hingga Merauke.

“Lebih dari 86 persen tenaga kerja kita berpendidikan maksimal SMA atau SMK. Ini menjadi tantangan besar, terutama dalam meningkatkan kualitas dan daya saing SDM,” ungkap Yassierli.

Kondisi tersebut turut berdampak pada dominasi pekerja di sektor informal. Menurutnya, sebagian besar pekerja informal tidak menerima upah rutin setiap bulan, termasuk pekerja lepas dan pekerja berbasis platform digital. “Mereka tetap harus mendapatkan jaminan dan perlindungan sosial. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya.

Yassierli juga menyoroti kontribusi tingkat pendidikan terhadap angka pengangguran. Ia menyebut lulusan perguruan tinggi menyumbang sekitar 6,2 persen angka pengangguran, diploma 4,8 persen, sementara lulusan SMK mencapai sekitar 8 persen. Data tersebut, kata dia, menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja.

Dalam suasana yang lebih cair, Menaker menyampaikan pantun yang menekankan pentingnya penguatan pembelajaran berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri. Ia menilai pendekatan link and match menjadi kunci untuk menekan ketimpangan tersebut.

“Pembelajaran berbasis kompetensi harus terus diperkuat agar lulusan kita benar-benar siap menghadapi kebutuhan industri,” katanya.

Selain memaparkan tantangan, Menaker juga menyampaikan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan dalam menggulirkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas, serta transformasi hubungan industrial yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Kehadiran Menteri Ketenagakerjaan dalam Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan dan inovasi pendidikan yang berdampak langsung pada perbaikan kualitas ketenagakerjaan nasional.(Din/Cay)

Post Views: 144
Tags: Dies Natalis 63 UBDies Natalis UBMenaker RIMenteri KetenagakerjaanProf. Yassierliuniversitas brawijaya
Previous Post

Rektor UB: Kampus Arsitek Peradaban, Bukan Sekadar Pabrik Ijazah

Next Post

BPS: Inflasi Meroket di Wilayah Bencana Sumatra

Dinia

Dinia

Next Post
BPS: Inflasi Meroket di Wilayah Bencana Sumatra

BPS: Inflasi Meroket di Wilayah Bencana Sumatra

Comments 2

  1. Pingback: Kampung Nelayan Diperluas untuk Perkuat Pangan Nasional - Kanal24
  2. Pingback: BEM FH UB Tegaskan Arah Gerak Karier Mahasiswa - Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
ICC Nyatakan Benyamin Netanyahu Buron, Siapa Berani Menangkap?

Peran Indonesia di BoP : Antara Pragmatisme Diplomasi dan Idealisme Konstitusi

February 22, 2026
Kunci Diet Holistik 2026, Tetap Sehat dan Bugar

Kunci Diet Holistik 2026, Tetap Sehat dan Bugar

February 22, 2026
Libur Panjang Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

Libur Panjang Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

February 21, 2026
Dampak Menjalin Hubungan “Anak Mami”

Dampak Menjalin Hubungan “Anak Mami”

February 21, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025