Kanal24, Malang — Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, resmi menyandang gelar Magister Ilmu Hukum usai mengikuti Yudisium Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) yang digelar di Auditorium FH UB Gedung 6A, Rabu (7/1/2026).
Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik, Ali mengakui bahwa tantangan terbesar dalam menempuh studi magister adalah pengelolaan waktu. Namun, ia menegaskan bahwa tanggung jawab akademik tetap harus diselesaikan.
“Tantangannya ada di diri saya sendiri, terutama soal pengaturan waktu. Tapi ini adalah kewajiban akademik. Apapun tantangannya, kalau kita punya tanggung jawab pendidikan, harus tetap kita laksanakan,” ujarnya.
Ali menyebut dukungan para dosen FH UB menjadi faktor penting yang menguatkan tekadnya untuk menyelesaikan studi. “Dorongan dari para dosen sangat memperkuat kami untuk menuntaskan pendidikan ini,” katanya.
Ia menilai ilmu hukum yang diperolehnya selama kuliah memiliki relevansi tinggi dengan tugas-tugas pemerintahan yang dijalaninya saat ini. Menurut Ali, hampir seluruh kebijakan publik tidak bisa dilepaskan dari dasar hukum yang kuat.
“Ilmu yang kami dapatkan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya sangat bermanfaat. Hampir semua kebijakan tidak bisa lepas dari ilmu hukum, dan kebijakan yang kami ambil selalu bersandar pada aturan yang ada,” tegasnya.
Ali juga menyampaikan pesan kepada aparatur negara dan pejabat publik lainnya agar tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi. Baginya, penguatan keilmuan menjadi fondasi penting dalam pengambilan kebijakan yang bertanggung jawab.
“Untuk aparatur negara dan pejabat publik yang ingin memperkuat nilai keilmuan, khususnya terkait kebijakan, teruskan pendidikan strata dua atau tiga. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya adalah tempat yang tepat,” tuturnya.
Kehadiran Ali Muthohirin dalam yudisium FH UB menjadi simbol bahwa pendidikan tinggi dan pengabdian publik dapat berjalan beriringan. FH UB pun kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mencetak akademisi, tetapi juga pemimpin publik yang berlandaskan hukum dan etika.(Din/Cay)














