Kanal24, Malang – Memasuki usia dua tahun, PT Brawijaya Multi Usaha (BMU) menegaskan posisinya sebagai pilar penguatan kemandirian bisnis Universitas Brawijaya. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kedua PT BMU yang digelar di Gedung Samantha Krida UB (9/1/2025) menjadi momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus penegasan arah pengembangan usaha ke depan.
Acara ini dihadiri pimpinan universitas, jajaran unit usaha di bawah PT BMU, serta mitra strategis. Kehadiran para pemangku kepentingan menandai peran PT BMU yang kian strategis dalam mengelola unit-unit bisnis universitas secara profesional dan terintegrasi.
Direktur PT BMU, Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M., menyampaikan bahwa salah satu capaian penting PT BMU adalah keberhasilan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik NEXIA. Predikat ini diperoleh pada tahun pertama berdirinya perusahaan dan menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.
“Di tahun pertama, alhamdulillah PT BMU sudah mendapatkan predikat WTP. Ini menjadi dasar penting bagi kami untuk menjalankan konsolidasi dan pengembangan usaha dengan tata kelola yang baik,” ujar Edi dalam sambutannya.
Selain penguatan tata kelola, PT BMU juga mencatat pertumbuhan signifikan melalui diversifikasi unit bisnis. Dalam kurun dua tahun, jumlah unit usaha berkembang dari sepuluh menjadi empat belas unit. Ekspansi ini tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membawa nilai sosial bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Capaian lainnya ditunjukkan melalui perolehan tiga sertifikasi ISO sekaligus, yakni ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu, ISO 14001 untuk sistem manajemen lingkungan, serta ISO 45001 untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Sertifikasi ini memperkuat komitmen PT BMU dalam menjalankan operasional bisnis yang berstandar nasional dan internasional.
Kepercayaan terhadap PT BMU juga meluas di tingkat nasional. Dr. Edi Purwanto dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Forum Badan Usaha Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia. Amanah ini mencerminkan pengakuan terhadap kinerja dan kepemimpinan PT BMU dalam ekosistem badan usaha perguruan tinggi.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, PT BMU turut berkontribusi melalui Program Magang Merdeka. Dari sekitar 850 pendaftar, PT BMU menargetkan dapat memfasilitasi sekitar 200 mahasiswa magang, baik dari Universitas Brawijaya maupun perguruan tinggi lain.
Memasuki tahun ketiga, PT BMU menatap fase pertumbuhan berikutnya dengan fokus pada penguatan konsolidasi, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan dampak bisnis yang berkelanjutan. Dengan fondasi tata kelola yang kuat dan kepercayaan yang terus tumbuh, PT BMU diharapkan semakin berperan dalam mendukung kemandirian Universitas Brawijaya.(Din/Yor)














