Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Disertasi FH UB Rekonstruksi Tata Kelola Sumur Minyak Tua

Einid Shandy by Einid Shandy
January 12, 2026
in Hukum, Pendidikan
0
Disertasi FH UB Rekonstruksi Tata Kelola Sumur Minyak Tua

Dr. Indah Febriani, S.H., M.H., Promovenda (Tiwi/Kanal24)

99
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pengelolaan sumber daya alam yang belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan rakyat kembali menjadi sorotan dalam Disertasi Rekonstruksi Politik Hukum Pengaturan Penambangan Minyak Bumi pada Sumur Minyak Tua yang Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lingkar Tambang, yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) pada Jumat (09/01/2026), bertempat di Auditorium FH UB Gedung 6A.

Sidang disertasi ini menjadi ruang akademik penting untuk menguji sekaligus mendialogkan gagasan kritis terkait pengelolaan minyak bumi, khususnya pada sumur-sumur minyak tua yang masih tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga:
Disertasi FH UB Bahas Keadilan Administrasi Kendaraan

Disertasi FH UB Rekonstruksi Tata Kelola Sumur Minyak Tua (Tiwi/Kanal24)

Menggugat Arah Politik Hukum Pengelolaan Migas

Promotor disertasi, Prof. Dr. Rachmad Safa’at, S.H., M.S., menegaskan bahwa disertasi ini hadir pada momen yang sangat krusial. Ia menilai negara kerap keliru dalam mengelola sumber daya alam, termasuk minyak bumi dan perkebunan sawit, sehingga tujuan konstitusional untuk memakmurkan rakyat belum tercapai.

“Dalam konstitusi jelas disebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tetapi yang terjadi, kemakmuran itu tidak sampai ke rakyat karena pengelolaannya justru fokus pada pengusaha besar, bahkan dari luar negeri. Inilah yang saya sebut sebagai oligarki kekuasaan dalam pengelolaan sumber daya,” tegasnya.

Menurut Prof. Rachmad, disertasi ini penting untuk “menggedor” pemerintah agar kembali menempatkan rakyat sebagai subjek utama pengelolaan sumber daya alam, termasuk minyak bumi yang masih tersimpan di banyak sumur tua peninggalan kolonial.

Sumur Minyak Tua dan Realitas di Lapangan

Promovenda, Dr. Indah Febriani, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penelitian ini berangkat dari realitas empiris di lapangan, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang masih memiliki banyak sumur minyak tua.

“Di lapangan, banyak sumur minyak tua yang dikelola masyarakat secara liar. Padahal, pengaturan mengenai pengelolaan sumur minyak tua secara legal sebenarnya sudah ada, yaitu dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2008. Namun, pengaturan tersebut faktanya belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang,” jelasnya.

Ia menyoroti berbagai persoalan, mulai dari sulitnya proses perizinan hingga kuatnya sentralisasi kewenangan pengelolaan minyak bumi, yang pada akhirnya menjauhkan masyarakat lokal dari akses legal terhadap sumber daya di wilayahnya sendiri.

Rekonstruksi Hukum untuk Kesejahteraan Rakyat

Melalui disertasinya, Dr. Indah menawarkan gagasan rekonstruksi politik hukum agar pengaturan penambangan minyak bumi pada sumur minyak tua benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Salah satu rekomendasi utamanya adalah penguatan peran pemerintah daerah serta kelembagaan lokal seperti KUD dan BUMD sebagai entitas yang sah dan berdaya dalam mengelola sumur minyak tua.

“Ke depan, pengaturan ini tidak cukup hanya di level peraturan menteri. Harus ada desain hukum yang berlapis, mulai dari Undang-Undang Dasar, undang-undang, peraturan pemerintah, hingga peraturan daerah, agar nilai-nilai lokal dan keadilan distributif benar-benar terakomodasi,” ujarnya.

Ia juga berharap hasil disertasinya dapat berfungsi sebagai policy brief yang mendorong perubahan kebijakan di tingkat pusat, sehingga pengelolaan migas tidak lagi elitis, melainkan inklusif dan berkeadilan.

Foto bersama Promovenda Dr. Indah Febriani, S.H., M.H. (Tiwi/Kanal24)

Dari Gagasan Akademik ke Perjuangan Kebijakan

Prof. Rachmad Safa’at menambahkan bahwa gagasan akademik tidak boleh berhenti di rak perpustakaan. Menurutnya, ide-ide kritis seperti yang diangkat dalam disertasi ini harus terus diperjuangkan melalui riset lanjutan, advokasi, dan dialog dengan para pengambil kebijakan.

“Memperjuangkan ide dan gagasan itu mahal. Tapi ini harus dilakukan. Kita harus berdaulat atas tambang, atas minyak, atas sumber daya alam kita sendiri. Jangan sampai negara lain sejahtera, sementara kita justru semakin miskin,” pungkasnya.

Sidang disertasi ini tidak hanya menandai capaian akademik Dr. Indah Febriani, tetapi juga menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam merumuskan solusi atas persoalan struktural bangsa. Melalui pendekatan ilmiah dan keberpihakan pada nilai keadilan sosial, FH UB kembali menunjukkan komitmennya untuk melahirkan gagasan yang relevan, kritis, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (nid/qrn)

Post Views: 282
Tags: DisertasiDisertasi FH UBFakultas Hukum UBFh UBKANAL24kanal24.co.idPengelolaan MigasRekonstruksi Tata KelolaSumur MinyakTata Kelolauniversitas brawijaya
Previous Post

Bulog Siapkan Strategi Serap 4 Juta Ton Beras

Next Post

Gala Premfashion Sayap Garuda Siap Digelar

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Gala Premfashion Sayap Garuda Siap Digelar

Gala Premfashion Sayap Garuda Siap Digelar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026
Curhat ke AI: Solusi atau Ancaman?

Curhat ke AI: Solusi atau Ancaman?

January 16, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025