Kanal24, Malang – Meningkatnya intensitas hujan deras yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia mendorong PT PLN (Persero) untuk kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan listrik. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kecelakaan listrik yang kerap meningkat saat cuaca ekstrem, terutama ketika hujan lebat memicu banjir, genangan air, maupun sambaran petir di kawasan permukiman.
PLN menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan instalasi kelistrikan rumah tangga. Oleh karena itu, perusahaan pelat merah tersebut mengajak seluruh pelanggan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana namun krusial demi menjaga keamanan bersama selama musim hujan berlangsung.
Baca juga:
Indonesia Menuju Surplus Solar Nasional
Keselamatan Listrik Jadi Prioritas
PLN menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman, tidak rusak, dan terlindung dari paparan air. Instalasi listrik yang lembap atau terendam air dapat memicu korsleting yang berisiko menyebabkan sengatan listrik maupun kebakaran.
Selain itu, PLN juga mengingatkan agar masyarakat segera mematikan aliran listrik dari sumber utama apabila air mulai memasuki rumah atau area sekitar instalasi listrik. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan fatal, terutama di daerah yang rawan banjir saat hujan deras melanda.
Tips Aman Gunakan Listrik Saat Hujan
Dalam menghadapi musim hujan, PLN membagikan sejumlah tips keselamatan yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Di antaranya adalah menghindari penggunaan peralatan listrik dengan tangan basah, memastikan stop kontak berada di tempat yang kering, serta menggunakan pelindung tambahan pada instalasi listrik yang rentan terkena percikan air.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak bermain atau beraktivitas di sekitar genangan air yang berdekatan dengan sumber listrik, seperti tiang listrik, gardu, maupun kabel yang menjuntai. Langkah kewaspadaan ini menjadi penting mengingat air dapat menghantarkan listrik dan meningkatkan risiko tersengat arus listrik.
Peran Masyarakat dalam Pencegahan
PLN menilai peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keselamatan kelistrikan, terutama saat cuaca ekstrem. Selain menjaga instalasi di rumah masing-masing, masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar, seperti kabel terkelupas, tiang listrik miring, atau gardu yang terendam air.
Laporan dari masyarakat akan membantu petugas PLN melakukan penanganan lebih cepat dan tepat, sehingga potensi gangguan maupun kecelakaan dapat diminimalkan. Pemanfaatan layanan pengaduan dan aplikasi digital PLN juga terus didorong agar komunikasi antara pelanggan dan petugas berjalan lebih efektif.
Antisipasi Cuaca Ekstrem Berkelanjutan
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari seluruh pihak, baik penyedia layanan kelistrikan maupun masyarakat sebagai pengguna. PLN memastikan kesiapan petugas dan infrastruktur untuk menjaga keandalan pasokan listrik, sembari tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Dengan meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam penggunaan listrik, masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman meski cuaca tidak menentu. Kolaborasi antara PLN dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan listrik serta menjaga keselamatan bersama di tengah tantangan cuaca ekstrem. (nid)














