Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Rupiah Tertekan, Ancaman Tembus Hingga Rp17.000 Menguat

Einid Shandy by Einid Shandy
January 20, 2026
in Ekonomi
0
Rupiah Tertekan, Ancaman Tembus Hingga Rp17.000 Menguat

Rupiah

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali berada dalam tekanan serius memasuki awal 2026. Pelemahan mata uang nasional ini menjadi perhatian luas karena rupiah dinilai semakin dekat dengan level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Kondisi tersebut tidak hanya mencerminkan gejolak jangka pendek, tetapi juga menunjukkan tantangan struktural yang masih membayangi perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan rupiah cenderung melemah seiring menguatnya dolar AS di pasar internasional. Di pasar domestik, kurs di sektor perbankan dan transaksi valas menunjukkan tekanan yang konsisten, sementara di pasar keuangan global, ekspektasi pelaku pasar mengarah pada kemungkinan rupiah menembus level Rp17.000 apabila sentimen negatif terus berlanjut.

Baca juga:
Cuaca Ekstrem, PLN Tekankan Keselamatan Penggunaan Listrik

Tekanan Global Dorong Penguatan Dolar

Salah satu faktor utama yang menekan rupiah berasal dari dinamika global. Kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat, khususnya sikap bank sentral AS yang masih mempertahankan suku bunga tinggi, mendorong arus modal global kembali ke aset berbasis dolar. Kondisi ini membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, berada dalam posisi kurang menguntungkan.

Selain itu, ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi di sejumlah kawasan turut memperkuat sentimen ā€œflight to safetyā€. Investor global cenderung menghindari aset berisiko dan memilih menyimpan dana dalam dolar AS, yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian. Dampaknya, permintaan dolar meningkat, sementara tekanan jual terhadap mata uang negara berkembang semakin besar.

Faktor Domestik Ikut Membebani Rupiah

Dari dalam negeri, kondisi fiskal dan kebutuhan devisa menjadi faktor yang tidak kalah penting. Kebutuhan impor, terutama untuk energi dan bahan baku industri, meningkatkan permintaan dolar AS secara struktural. Pada saat yang sama, defisit transaksi berjalan dan pembiayaan anggaran negara turut menjadi perhatian pelaku pasar.

Sentimen terhadap stabilitas fiskal juga memengaruhi persepsi investor. Ketika pasar menilai ruang fiskal semakin terbatas, kepercayaan terhadap mata uang domestik bisa melemah. Dalam situasi seperti ini, rupiah menjadi lebih rentan terhadap guncangan eksternal, terutama ketika terjadi perubahan sentimen global secara cepat.

Risiko Ekonomi Jika Rupiah Terus Melemah

Apabila rupiah benar-benar menembus Rp17.000 per dolar AS, dampaknya berpotensi meluas ke berbagai sektor. Harga barang impor diperkirakan akan meningkat, sehingga berisiko mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Sektor industri yang bergantung pada bahan baku impor juga akan menghadapi kenaikan biaya produksi.

Selain itu, pelemahan rupiah akan berdampak pada beban pembayaran utang luar negeri, baik oleh pemerintah maupun swasta. Kewajiban dalam mata uang asing akan menjadi lebih mahal ketika dikonversi ke rupiah, sehingga berpotensi menekan kinerja keuangan dan ruang belanja.

Namun, di sisi lain, rupiah yang lebih lemah juga dapat memberikan keuntungan bagi sektor ekspor. Produk-produk ekspor menjadi relatif lebih murah di pasar internasional, sehingga berpeluang meningkatkan daya saing dan penerimaan devisa. Meski demikian, manfaat ini sangat bergantung pada kemampuan industri dalam negeri memanfaatkan peluang tersebut.

Langkah Otoritas Jaga Stabilitas

Menghadapi tekanan tersebut, otoritas moneter terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar. Berbagai instrumen kebijakan ditempuh untuk meredam volatilitas berlebihan, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan penguatan koordinasi kebijakan dengan pemerintah.

Pemerintah juga diharapkan memperkuat kepercayaan pasar melalui pengelolaan fiskal yang kredibel serta kebijakan ekonomi yang konsisten. Upaya menjaga inflasi, mendorong ekspor, dan menarik investasi menjadi kunci untuk menopang fundamental ekonomi di tengah tekanan global.

Secara keseluruhan, ancaman rupiah menembus Rp17.000 per dolar AS menjadi sinyal penting bahwa perekonomian Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Stabilitas nilai tukar tidak hanya bergantung pada faktor eksternal, tetapi juga pada kekuatan fundamental domestik dan respons kebijakan yang tepat. Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, kehati-hatian dan konsistensi kebijakan menjadi faktor krusial untuk menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi nasional. (nid)

Post Views: 37
Tags: ekonomiKANAL24kanal24.co.idRupiahUanguniversitas brawijaya
Previous Post

J&T Express Dukung Potensi Kerja Sama Logistik dan E-CommerceĀ Global

Next Post

Relawan USM dan UMK Salurkan Logistik Warga Terdampak Banjir Kudus

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Relawan USM dan UMK Salurkan Logistik Warga Terdampak Banjir Kudus

Relawan USM dan UMK Salurkan Logistik Warga Terdampak Banjir Kudus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
UPT Green Campus Jadi Motor Implementasi Smart Green Campus UB

UPT Green Campus Jadi Motor Implementasi Smart Green Campus UB

January 20, 2026
Seni Ukir Salju Indonesia di Panggung Dunia

Seni Ukir Salju Indonesia di Panggung Dunia

January 20, 2026
Doktor Fapet UB Teliti Rumput Gajah Merah untuk Pakan Fungsional Ruminansia

Doktor Fapet UB Teliti Rumput Gajah Merah untuk Pakan Fungsional Ruminansia

January 20, 2026
UB Dorong Transformasi Budaya Smart Green Campus

UB Dorong Transformasi Budaya Smart Green Campus

January 20, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025