Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Education Expo UB 2026 di Gedung Samantha Krida, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah UB untuk memastikan calon mahasiswa memperoleh informasi akademik yang utuh, komprehensif, dan akurat sebelum menentukan pilihan program studi.
Education Expo UB 2026 menghadirkan seluruh fakultas serta unit pendukung akademik dalam satu ruang. Tidak hanya menampilkan booth, kegiatan ini juga dilengkapi dengan presentasi, talk show, konsultasi akademik, hingga campus tour yang dijadwalkan setiap hari selama pelaksanaan expo.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., menegaskan bahwa Education Expo dirancang untuk menjawab persoalan klasik dalam pemilihan program studi, yakni minimnya informasi yang kerap membuat calon mahasiswa memilih jurusan secara tidak tepat.
“Education Expo 2026 ini menampilkan UB dalam perspektif yang lebih komprehensif dengan menampilkan seluruh program studi yang ada di fakultas untuk memberikan informasi yang selengkap-lengkapnya kepada para calon mahasiswa baru UB,” ujar Imam Santoso.

Menurutnya, fenomena memilih program studi hanya karena tren atau ikut-ikutan masih sering terjadi. Padahal, kesalahan memilih jurusan dapat berdampak panjang terhadap proses belajar dan masa depan mahasiswa.
“Harapan kami, calon mahasiswa benar-benar tahu program studi yang akan dituju. Selama ini ada yang merasa sebenarnya mampu di satu prodi, tetapi terlanjur memilih prodi lain karena keterbatasan informasi atau sekadar FOMO,” katanya.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui target. Imam menyebutkan, expo ini awalnya menargetkan 16 ribu peserta, namun jumlah pendaftar mencapai lebih dari 17 ribu orang.
“Kegiatan ini kami set selama empat hari agar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa. Peminatnya sangat tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Education Expo UB 2026, Syariful Muttaqin, S.Pd., M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Total terdapat 28 booth, yang terdiri dari 19 fakultas dan 9 unit pendukung akademik.
“Unit pendukung yang terlibat di antaranya perpustakaan, direktorat kemahasiswaan, direktorat pengembangan karier dan alumni, serta unit inovasi dan pengembangan pendidikan,” jelas Syariful.
Selain pameran informasi, UB juga mengadakan kampus tur harian agar peserta dapat melihat langsung lingkungan, fasilitas, serta atmosfer akademik Universitas Brawijaya. Setiap booth juga dinilai berdasarkan kreativitas, kejelasan informasi, dan interaktivitas sesuai tema expo, “Prepare Your Future Global Talent by Joining UB.”
“Booth dinilai langsung oleh pengunjung melalui QR code. Dari situ, kami ingin melihat fakultas mana yang paling mampu memberikan kesan dan informasi terbaik bagi calon mahasiswa,” tambahnya.
Melalui Education Expo UB 2026, Universitas Brawijaya menegaskan komitmennya dalam membangun proses pendidikan yang berkelanjutan, dimulai dari tahap awal pemilihan program studi. UB berharap, calon mahasiswa dapat mengambil keputusan secara sadar, terinformasi, dan sesuai dengan potensi diri, sehingga mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.(Din/gerald)














