Kanal24, Malang – Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., menegaskan pentingnya kolaborasi konkret antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang bersifat terapan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Penjajakan Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Brawijaya yang digelar pada Kamis (05/02/2026), bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 6 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya sebagai tuan rumah dan menjadi langkah awal penguatan sinergi lintas sektor antara dunia akademik dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lamongan memaparkan sejumlah sektor prioritas yang telah dan akan dikembangkan melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya. Ia menilai, kehadiran perguruan tinggi dengan basis riset dan keilmuan yang kuat sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Baca juga:
Akademisi UB Ungkap Bahaya Child Grooming pada Anak

Fokus Kerja Sama di Sektor Terapan
Dr. H. Yuhronur Efendi menjelaskan bahwa terdapat beberapa sektor yang telah dipastikan untuk segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama. Salah satunya adalah sektor peternakan melalui program sekolah lapang yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan peternak di Kabupaten Lamongan.
āAda beberapa sektor tadi yang sudah dipastikan akan melakukan kerja sama seperti sekolah lapang, khususnya peternakan. Ini penting untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil peternakan masyarakat,ā ujarnya.
Selain peternakan, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada penerapan teknologi, inovasi, serta pendampingan yang berkelanjutan dari kalangan akademisi.
Pengelolaan Sumber Daya Air Jadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan menekankan bahwa sektor sumber daya air merupakan bidang yang paling mendesak untuk segera ditindaklanjuti bersama Universitas Brawijaya. Kabupaten Lamongan, dengan karakteristik wilayah pertanian yang luas, sangat bergantung pada sistem pengairan yang adil dan efisien.
āKhususnya dalam bidang sumber daya air. Karena kita akan melihat bagaimana nanti pola pembagian air, baik yang posisinya atas maupun yang posisinya bawah,ā ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pemetaan sistem pengairan yang ada di Kabupaten Lamongan akan menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan dan solusi teknis yang lebih tepat sasaran. Melalui dukungan kajian ilmiah dan riset dari Universitas Brawijaya, diharapkan pengelolaan air dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Dukungan Pendidikan dan Kesehatan Mental
Tidak hanya sektor fisik dan ekonomi, kerja sama ini juga menyasar bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjut Bupati, meminta dukungan Universitas Brawijaya dalam menyiapkan peningkatan kapasitas tenaga pendidik, khususnya guru.
āKami meminta bantuan untuk menyiapkan para guru, termasuk guru PPPK, agar mendapatkan materi atau workshop tentang mental health,ā katanya.
Menurutnya, isu kesehatan mental menjadi aspek penting dalam dunia pendidikan saat ini. Guru yang memiliki pemahaman dan keterampilan terkait kesehatan mental diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, inklusif, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

Langkah Awal Kolaborasi Berkelanjutan
Bupati Lamongan menyampaikan optimisme bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan langkah awal menuju hubungan yang lebih erat dan produktif antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Brawijaya. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang dibangun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan menghasilkan program-program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
āSaya yakin dengan kerja sama ini merupakan satu langkah awal kita untuk ke depan akan semakin mantap, semakin erat, dan akan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat di Kabupaten Lamongan,ā tuturnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, diharapkan berbagai tantangan pembangunan daerah dapat dijawab dengan pendekatan ilmiah, inovatif, dan berkelanjutan. Penjajakan kerja sama ini sekaligus menegaskan peran strategis Universitas Brawijaya sebagai mitra pembangunan daerah di tingkat regional maupun nasional. (nid/wan)














