Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

HOPE-ID: Terobosan Profesor FK UB untuk Prediksi Dini Luaran Penyakit Infeksi

Dinia by Dinia
February 12, 2026
in Pendidikan
0
HOPE-ID: Terobosan Profesor FK UB untuk Prediksi Dini Luaran Penyakit Infeksi

Prof. Dr. dr. Agustin Iskandar, M.Kes., Sp.PK (K) (Dinia/Kanal24)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Penyakit infeksi hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, terutama di negara berkembang. Di tengah kemajuan teknologi diagnostik yang semakin sensitif dan spesifik, tantangan terbesar dunia medis bukan lagi sekadar memastikan diagnosis, melainkan memprediksi bagaimana perjalanan penyakit dan luaran klinis pasien.

Realitas klinis menunjukkan bahwa dua pasien dengan diagnosis infeksi yang sama dapat mengalami perjalanan penyakit yang sangat berbeda. Ada yang pulih cepat, namun ada pula yang berujung pada syok, kegagalan organ, bahkan kematian. Perbedaan ini menegaskan bahwa penyakit infeksi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan patogen, tetapi juga oleh interaksi kompleks antara patogen, respons biologis inang (host), serta faktor lingkungan.

Berangkat dari urgensi tersebut, Prof. Dr. dr. Agustin Iskandar, M.Kes., Sp.PK (K) resmi dikukuhkan sebagai profesor dalam bidang Ilmu Patologi Klinik/Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB). Ia merupakan profesor aktif ke-9 di FK, ke-260 di UB, serta ke-452 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan UB.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Agustin memperkenalkan Model HOPE-ID (Host-Oriented Prognostic Evaluation in Infectious Diseases), sebuah paradigma baru dalam prognosis penyakit infeksi berbasis respons inang.

“Misalnya dengan yang sama, misalnya saya kena demam berdarah dengan rekan media mungkin ya, itu bisa jadi luarannya akan berbeda,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan konvensional yang berfokus pada identifikasi patogen belum cukup untuk menjelaskan variasi luaran klinis pasien. Karena itu, model HOPE-ID dirancang untuk mengintegrasikan berbagai biomarker yang berorientasi pada respons host.

Prof. Dr. dr. Agustin Iskandar, M.Kes., Sp.PK (K) resmi dikukuhkan sebagai profesor dalam bidang Ilmu Patologi Klinik/Penyakit Infeksi (Ist.)

“Nah, sehingga dengan model ini harapannya itu kami akan mengintegrasikan beberapa marker yang itu orientasinya adalah pada host ya. Jadi nanti ada biomarker inflamasi, kemudian ada biomarker endotel, kemudian ada biomarker molekuler yaitu nanti ditambahkan dengan faktor klinis kontekstual yang itu nanti akan diintegrasikan dalam satu dengan kecerdasan artifisial,” jelasnya.

Pendekatan multidimensional ini menjadi kekuatan utama HOPE-ID. Model ini tidak hanya memanfaatkan biomarker inflamasi dan disfungsi endotel, tetapi juga parameter molekuler serta faktor klinis pasien dalam satu kerangka evaluasi prognostik yang terintegrasi.

Lebih jauh, model ini dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih presisi dan tepat waktu melalui integrasi dengan kecerdasan artifisial.

“Ke depannya harapannya itu ketika kita terkena infeksi kita sudah bisa melakukan self assessment ya. Jadi nanti enggak akan terlambat lagi,” ungkapnya.

Ia mencontohkan pengembangan awal aplikasi berbasis HOPE-ID untuk kasus dengue.

“Misalnya yang sekarang kami kembangkan itu yang dengue. Jadi misalnya kena DB sudah didiagnosis oleh dokter oh iya terkena DB. Nah, nanti pasien itu tinggal memasukkan usianya berapa, berat badannya berapa, panasnya hari ke berapa, kemudian leukositnya berapa, data-data yang ada itu dimasukkan ke dalam suatu aplikasi sehingga nanti pasien itu akan tahu kapan saya harus datang ke dokter, kapan saya harus datang ke rumah sakit, kapan minta pertolongan.”

Model ini diharapkan mampu mendorong deteksi risiko secara lebih dini, sehingga intervensi medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Nah, harapannya nanti ketika ini sudah bisa didiagnosis lebih awal, kemudian bisa ditangani lebih awal, maka tentunya prognosisnya akan semakin membaik. Makanya pada model ini kami mengistilahkan adalah HOPE. Hope itu kan harapan ya,” tambahnya.

HOPE-ID merepresentasikan pergeseran paradigma Patologi Klinik dari sekadar penegakan diagnosis menuju prediksi luaran klinis yang lebih bermakna dan presisi. Dalam konteks sistem kesehatan, pendekatan ini berpotensi menekan angka komplikasi, mengurangi beban fasilitas kesehatan, serta meningkatkan keselamatan pasien.

Pengukuhan Prof. Agustin tidak hanya menambah daftar profesor Universitas Brawijaya, tetapi juga menegaskan kontribusi UB dalam pengembangan ilmu kedokteran berbasis inovasi dan teknologi. Di tengah tantangan penyakit infeksi yang terus berkembang, model HOPE-ID menawarkan perspektif baru: bahwa harapan dalam penanganan infeksi tidak hanya terletak pada menemukan patogen, tetapi pada memahami respons tubuh manusia secara lebih komprehensif dan prediktif.(Din/Yor)

Post Views: 39
Tags: biomarker medisFakultas Kedokteran UBFK UBInovasi Kedokterankecerdasan artifisial kesehatanpatologi klinik ubPenyakit Infeksiprognosis klinis
Previous Post

Menjaga Integritas di Tengah Arus AI: Langkah Strategis Civitas Akademika UB

Next Post

BUBW Malang 2026 Tegaskan Posisi Kampus di Panggung Dunia

Dinia

Dinia

Next Post
BUBW Malang 2026 Gaungkan Kepemimpinan Internasional

BUBW Malang 2026 Tegaskan Posisi Kampus di Panggung Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FTAB UB Perkuat Integritas Lewat Benchmarking dengan UNHAS

FTAB UB Perkuat Integritas Lewat Benchmarking dengan UNHAS

February 12, 2026
BUBW Malang 2026 Gaungkan Kepemimpinan Internasional

BUBW Malang 2026 Tegaskan Posisi Kampus di Panggung Dunia

February 12, 2026
HOPE-ID: Terobosan Profesor FK UB untuk Prediksi Dini Luaran Penyakit Infeksi

HOPE-ID: Terobosan Profesor FK UB untuk Prediksi Dini Luaran Penyakit Infeksi

February 12, 2026
Menjaga Integritas di Tengah Arus AI: Langkah Strategis Civitas Akademika UB

Menjaga Integritas di Tengah Arus AI: Langkah Strategis Civitas Akademika UB

February 12, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025