Kanal24, Malang – Kepolisian Kota Malang menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Malang melalui Operasi Ketupat Semeru 2026.
Salah satu titik pengamanan berada di Pos Pengamanan Jembatan Soekarno Hatta (Soehat) yang menjadi jalur strategis perlintasan kendaraan menuju pusat Kota Malang maupun kawasan pendidikan.
Kepala Pos Pengamanan Jembatan Soehat, IPTU Tri Sulistyo, S.H., mengatakan dalam operasi tersebut kepolisian mendirikan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan di beberapa titik penting di Kota Malang.
Baca juga:
Aturan Pembatasan Media Sosial Anak Picu Pro dan Kontra

“Di Kota Malang terdapat satu pos pelayanan di Stasiun Kota Baru dan tiga pos pengamanan, salah satunya berada di Jembatan Soehat,” ujarnya.
Selain di kawasan Soehat, pos pengamanan juga ditempatkan di kawasan Pertokoan Merdeka Timur serta beberapa titik yang menjadi jalur utama arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.
Dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, kepolisian melibatkan sekitar 300 personel yang disebar di berbagai pos pengamanan serta tim pengurai kemacetan.
Setiap pos pengamanan diisi sekitar 15 personel yang bertugas melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta patroli di sekitar lokasi pos.
“Kami juga menyiapkan tim urai untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di beberapa titik yang berpotensi padat selama arus mudik,” jelasnya.
Selain pengamanan di titik pos, kepolisian juga melakukan pemantauan arus kendaraan di sejumlah pintu masuk Kota Malang melalui sistem pemantauan yang telah dipasang di beberapa lokasi strategis.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan kendaraan dengan baik sebelum berangkat.
Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mulai dari mesin, rem, hingga tekanan angin pada ban, guna meminimalkan risiko gangguan selama perjalanan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan. Jangan membawa penumpang melebihi kapasitas dan selalu utamakan keselamatan,” kata IPTU Tri Sulistyo.
Bagi pengendara sepeda motor, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan helm serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik.
Selain kesiapan kendaraan, masyarakat juga diimbau memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan selama mudik, seperti mengunci pintu dan jendela serta mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan.
Dengan pengamanan yang disiapkan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di Kota Malang dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Din/Qrn)














