Kanal24, Malang – Ribuan buku siap menemani perjalanan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dalam mengabdi di desa. Melalui UB Press, sebanyak 1.500 eksemplar buku dihibahkan untuk mendukung pelaksanaan Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya 2026, sekaligus memperkuat budaya literasi masyarakat hingga ke pelosok.
Hibah tersebut diberikan kepada 75 kelompok mahasiswa MMD yang akan diterjunkan ke berbagai desa. Nantinya, buku-buku itu akan disalurkan ke perpustakaan desa, taman baca, sekolah, maupun fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Penyerahan hibah dilakukan menjelang pelepasan mahasiswa MMD Universitas Brawijaya pada 6 Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari sinergi antara UB Press dan mahasiswa dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas.

Buku Hadir Bersama Mahasiswa MMD
Setiap kelompok mahasiswa akan membawa puluhan buku ke desa lokasi pengabdian. Kehadiran koleksi bacaan tersebut diharapkan dapat memperkaya fasilitas literasi yang telah ada sekaligus membuka akses belajar bagi anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.
Melalui langkah ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat setelah kegiatan MMD berakhir. Buku-buku tersebut diharapkan menjadi aset desa yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui perpustakaan desa, taman baca, maupun ruang publik lainnya.
Program hibah ini juga menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pelatihan atau pendampingan, tetapi juga melalui penyediaan sumber pengetahuan yang dapat diakses kapan saja.
Literasi Jadi Warisan MMD UB 2026
Bagi UB Press, hibah buku merupakan bagian dari komitmen mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi bersama mahasiswa MMD diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi buku hingga ke desa-desa yang membutuhkan tambahan bahan bacaan.
Selain mendukung keberhasilan pelaksanaan MMD UB 2026, program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya membaca di tengah masyarakat. Semakin mudah masyarakat mengakses buku berkualitas, semakin besar pula peluang meningkatnya minat baca dan kualitas sumber daya manusia.
Melalui inisiatif tersebut, UB Press berharap buku-buku yang dihibahkan tidak hanya menjadi pelengkap program MMD, tetapi juga menjadi warisan pengetahuan yang terus dimanfaatkan masyarakat. Dengan demikian, desa-desa binaan dapat tumbuh menjadi lingkungan yang lebih berpengetahuan, gemar membaca, dan memiliki budaya literasi yang semakin kuat. (nid)














