Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FROM RATIONAL GOAL TO BEYOND RATIONAL GOAL

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh | Akhmad Muwafik Saleh

Terdapat suatu doa yang selalu menjadi doa pamungkas dari setiap muslim yang berdoa dan sering disebut dengan doa sapu jagat, yaitu doa meminta kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Sebagaimana disebutkan dalam teks sumber wahyu:

وَمِنۡهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٗ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ حَسَنَةٗ وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” ( Al-Baqarah, Ayat 201)

Terdapat dua paradigma seseorang dalam menetapkan tujuan dari suatu tindakan. Yaitu pertama pendekatan yang berorientasi pada kepentingan materi semata. Paradigma ini berpandangan bahwa tujuan dari semua aktifitas haruslah dapat diukur dalam pencapaian materi yang bersifat rasional. Mereka memahami bahwa seluruh waktu dan potensi dirinya dalam menjalankan tugas pelayanan sepenuhnya haruslah mampu mencapai target-target materi dengan pencapaian yang terukur secara kuantitatif rasional. Bahkan suatu pola hubungan dapat dikatakan berhasil manakala memberikan keuntungan secara materi.

Cara pandang yang kedua adalah memahami bahwa kebahagiaan tidaklah cukup hanya sekedar tercapainya keuntungan materi melainkan kebahagiaan yang melampaui materi yaitu kebahagiaan masa depan (akhirat). Paradigma ini
memandang bahwa kebaikan sikap perilaku yang dilakukan saat ini tidak harus menghasilkan materi melainkan sebagai simpanan kebaikan bagi kehidupan yang abadi kelak di akhirat. Bekerja dipandang sebagai bagian dari ibadah. Sehingga pelayanan dipahami sebagai sebuah pengabdian yang harus dilakukan secara maksimal dan sungguh-sungguh sebagai upaya membangun jejak masa depan.

Kedua cara pandang ini telah disinyalir dalam teks sumber wahyu tentang dua kelompok manusia yang berbeda orientasi pencapaian kebahagiaan sebagaimana dalam ayat tersebut di atas. Cara pandang yang pertama dikenal dengan paradigma rational goal dan yang kedua adalah beyon rational goal.

Paradigma rational goal dalam pelayanan publik lebih berfokus semata pada pencapaian target-target rasional seperti sebatas pencapaian kebutuhan minimal publik, melayani sebatas pemenuhan aturan dan SOP (standart operating prosedure), semangat pelayanan hanya dilandasi oleh nilai materi. Akibat dari cara pandang ini maka tindakan pelayanan cenderung asal-asalan, kurang motivasi, mengesampingkan inovasi, monoton, tidak ada kreasi, cenderung menunggu, defisit inisiatif, tidak memiliki kepedulian terhadap kebutuhan orang lain, kurang perhatian terhadap publik yang dilayani, cenderung cuek saat memberikan layanan, sehingga komunikasi pelayanan yang diberikan cenderung negatif. Hal ini disebabkan orientasi kerja dan pelayanannya adalah untuk materi.

Hal ini tentu berbeda dengan mereka yang orientasi kerja serta niat dalam memberikan pelayanan adalah beyond rational goal, melampaui dari semata hanya tujuan rasional. Mereka akan cenderung bersemangat dalam melayani, peduli dan sangat perhatian pada setiap orang, selalu berpikir inovasi dengan maksud untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah dan cepat karena dengan sikap itu mereka merasa akan jauh lebih bermakna. Sehingga mereka cenderung berpikir untuk menemukan program-program inovasi baru untuk memberikan kemanfaatan lebih bagi publik karena baginya penghargaan terbaik bagi dirinya jika manpu meninggalkan jejak kebaikan bagi orang lain dan kehidupan. Baginya memberikan pelayanan yang terbaik adalah bagian dari peribadatannya bagi Tuhan, ide inovasi dan kreatifitas pelayanan yang diberikan adalah wujud syukur terbaiknya atas karunia nikmat pikiran dan kerja pelayanan. Pelayanan dipahami sebagai bagian integral dalam beribadah. Dan tujuan akhir dalam pikirannya adalah agar ada bekal yang dapat dia bawa di masa depan keabadian kelak. Inilah jiwa yang hidup dan harusnya sejatinya pelayanan dibangun atas prinsip dasar kerja yang demikian. Memberi yang terbaik adalah menghidupkan jiwa dan cara untuk menjejakkan kehidupan.

Paradigma beyond rational goal dalam pelayanan yang berorientasi pada upaya memberikan yang terbaik dan akan selalu bertindak melampaui dari batas minimal pelayanan, selalu berupaya melampaui harapan atau ekspektasi pelanggan atau publik, berusaha mencari cara termudah dan tercepat dalam memberikan layanan. selalu berpikir untuk dapat memberikan kepuasan layanan yang maksimal sehingga mampu melahirkan loyalitas tertinggi dari para pelanggan. Semua tindakan ini dibangun atas niat untuk menjadikan nilai ibadah atas setiap tindakan komunikasi pelayanan yang diberikan. Sehingga hidupnya tidak hanya sekedar bahagia di dunia namun bahagia pula di akhirat. Semoga….

Penulis KH Akhmad Muwafik Saleh Pengasuh Pesma Tanwirul Afkar dan Dosen FISIP UB

Post Views: 349
Previous Post

Ombudsman RI Ajak Mahasiswa Tiga Kampus Jatim Magang Serius

Next Post

Gerak IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Gerak IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
J&T Express Global Catatkan Pengiriman 30 Miliar Paket Selama 2025

J&T Express Global Catatkan Pengiriman 30 Miliar Paket Selama 2025

January 30, 2026
Percepat Koordinasi OJK Berkantor di BEI

Percepat Koordinasi OJK Berkantor di BEI

January 30, 2026
PAKADES XII Ruang Refleksi Karya Mahasiswa DKV

PAKADES XII Ruang Refleksi Karya Mahasiswa DKV

January 29, 2026
Dewan Profesor UB, Mengakselerasi Riset dari Publikasi Berdampak

Dewan Profesor UB, Mengakselerasi Riset dari Publikasi Berdampak

January 29, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025