Kanal24 – Google kembali merilis laporan Year in Search 2025 yang memotret tren pencarian masyarakat Indonesia sepanjang tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa minat warganet Tanah Air tidak hanya didominasi isu global, tetapi juga semakin kuat pada budaya lokal, perkembangan teknologi kecerdasan buatan, hingga perubahan gaya hidup.
Tren pencarian tahun ini merefleksikan cara masyarakat Indonesia merespons dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi. Mesin pencari tidak lagi sekadar alat mencari informasi, melainkan ruang tempat publik mengekspresikan rasa ingin tahu, kekhawatiran, hingga harapan terhadap masa depan.
Budaya Lokal Kian Mendominasi
Salah satu temuan menarik adalah menguatnya pencarian terhadap konten dan tokoh lokal. Istilah-istilah yang berakar dari budaya Indonesia justru menjadi pencarian teratas, mengalahkan banyak kata kunci global. Hal ini menunjukkan meningkatnya kebanggaan publik terhadap identitas lokal, termasuk pada figur nasional, seni, hiburan, hingga prestasi olahraga.
Pencarian terhadap tim nasional, musisi legendaris, hingga tokoh publik dari berbagai daerah menggambarkan bahwa perhatian masyarakat semakin merata dan tidak lagi terpusat pada satu wilayah atau satu jenis konten saja. Budaya daerah dan representasi Indonesia Timur pun terlihat semakin mendapat ruang di mesin pencari.

AI dan Teknologi Jadi Magnet Baru
Selain budaya, teknologi—khususnya kecerdasan buatan—menjadi topik yang paling banyak memancing rasa ingin tahu warganet. Pencarian terkait AI menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya ingin mengenal istilahnya, tetapi juga memahami cara memanfaatkan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak pencarian berbentuk pertanyaan praktis, seperti cara membuat konten berbasis AI, mengedit foto dengan teknologi kecerdasan buatan, hingga memanfaatkan AI untuk kebutuhan kerja dan kreatif. Fenomena ini menandai pergeseran perilaku digital masyarakat dari sekadar konsumsi teknologi menuju pemanfaatan aktif.
Olahraga dan Gaya Hidup Modern
Tren pencarian juga memperlihatkan meningkatnya minat terhadap gaya hidup sehat. Olahraga modern seperti padel dan lari menjadi topik yang banyak dicari, seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan fisik dan aktivitas sosial berbasis komunitas.
Pencarian ini tidak hanya menanyakan apa itu olahraga tertentu, tetapi juga bagaimana cara memulainya, di mana tempat bermain, hingga manfaatnya bagi kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa mesin pencari menjadi rujukan utama dalam membentuk kebiasaan hidup baru masyarakat urban Indonesia.
Pencarian Praktis dan Literasi Digital
Menariknya, pencarian sepanjang 2025 juga didominasi oleh kebutuhan informasi yang bersifat praktis. Mulai dari cara menggunakan layanan keuangan digital, memahami sistem pembayaran elektronik, hingga istilah-istilah baru dalam kebijakan fiskal dan administrasi publik.
Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan literasi digital masyarakat. Warganet tidak hanya ingin tahu apa yang sedang tren, tetapi juga mencari panduan konkret untuk beradaptasi dengan sistem digital yang semakin kompleks.
Cermin Perubahan Perilaku Publik
Google Year in Search 2025 menjadi potret perubahan perilaku masyarakat Indonesia di ruang digital. Budaya lokal yang semakin kuat, adopsi teknologi yang makin cepat, serta pencarian informasi yang semakin fungsional menunjukkan bahwa publik Indonesia semakin kritis, adaptif, dan partisipatif.
Tren pencarian ini sekaligus menegaskan bahwa ruang digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Apa yang diketik di kolom pencarian hari ini, menjadi cerminan arah minat, kebutuhan, dan aspirasi publik Indonesia ke depan.(Din)














