Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) menjadi venue bagi dua cabang olahraga yang dipertandingkan di 21st ASEAN University Games (AUG) 2024 yaitu Tekwondo dan Sepak Takraw. Senin (1/7/2024) menjadi awal gelaran event olahraga bergengsi antar mahasiswa tingkat ASEAN ini dimulai dengan latihan uji coba lapangan sebelum bertanding dan Technical Meeting.
Technical Delegate Cabor Taekwondo, Irwan Nugraha Kurnia yang ditugaskan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) dalam event ini. Saat ditemui mengungkapkan bahwa persiapan telah dimulai sejak satu tahun yang lalu, dari pembuatan technical handbook hingga pertemuan teknis dengan seluruh delegasi cabor.
“Kami telah melakukan persiapan jauh-jauh hari, bahkan dari satu tahun lalu. Kami mulai dengan membuat technical handbook, lalu diikuti dengan pertemuan teknis dengan seluruh delegasi cabor untuk memberikan arahan mengenai apa saja yang harus dipersiapkan. Persiapan untuk cabor masing-masing juga telah dilakukan, termasuk kepanitiaan dan hal-hal lainnya,” ujar Irwan.
Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Brawijaya yang telah memfasilitasi kegiatan dengan venue yang sangat baik, yang menurutnya telah memenuhi standar internasional. Hal ini sangat memudahkan dan menguntungkan mereka dalam mempersiapkan event ini. Persiapan teknis juga dibantu oleh tim dari Pengurus Pusat Taekwondo Indonesia, termasuk penyediaan alat scoring digital yang telah dipersiapkan oleh PBTI.

Selain itu, para wasit tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar. Irwan menyebutkan bahwa pada H-1 ini, mereka mengadakan training untuk menyamakan persepsi para wasit yang bertugas, serta mengadakan technical meeting dengan seluruh perwakilan kontingen untuk menjelaskan hal-hal teknis terkait pertandingan dan melakukan drawing untuk atlet.
“Hari ini kami mengadakan training untuk menyamakan persepsi para wasit yang bertugas. Kita ada technical meeting dengan mengundang seluruh perwakilan kontingen. Di situ akan dijelaskan hal-hal teknis untuk pertandingan, serta dilakukan drawing untuk atlet dan penimbangan badan untuk kelas-kelas yang akan bertanding besok,” jelas Irwan.
Sementara itu, Mainki Ramadhani dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB, yang bertugas sebagai liaison officer (LO) untuk kontingen Myanmar pada cabor sepak takraw, menjelaskan bahwa hari ini ada dua kegiatan utama, yaitu official training atau uji coba lapangan dan technical meeting di sore hari.
“Untuk hari ini, ada dua kegiatan utama, yaitu official training atau uji coba lapangan dan technical meeting di sore hari. Uji coba lapangan diikuti oleh empat negara yang akan bermain esok hari, yaitu Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Indonesia. Setiap negara mendapatkan sesi latihan masing-masing,” ungkap Mainki.
Mainki juga menjelaskan jadwal uji coba lapangan, dimulai dengan Indonesia pada pukul 08.00-10.00, dilanjutkan dengan Myanmar, Thailand, dan Malaysia. Sebagai liaison officer, Mainki bertanggung jawab mengatur jadwal latihan kontingen Myanmar, sementara teman-temannya yang lain mengurus negara-negara lainnya.
“Sebagai liaison officer untuk Myanmar, saya mengurus jadwal latihan kontingen Myanmar. Untuk negara-negara lainnya, ada teman-teman saya yang juga sebagai liaison officer yang mengurus negara-negara tersebut,” tambah Mainki.
Harapan dari seluruh panitia adalah kesuksesan penyelenggaraan event ini dan juga prestasi bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Semua persiapan telah dilakukan dengan maksimal demi kelancaran dan keberhasilan 21st ASEAN University Games 2024 ini. (nid/yor)