Bank Jatim Renovasi Pasar Bululawang

Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama Bupati Malang Sanusi (infopublik)

KANAL24, Malang - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim peduli berupa Renovasi 55 Unit Toko/Bedak paska kebakaran Bululawang Kabupaten Malang.

Dimana, penyerahan CSR Pasar Bululawang Kepanjen Kabupaten Malang, Jumat (10/06/2022), penyerahan CSR dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman kepada Bupati Kabupaten Malang Drs. H. M.  Sanusi MM.

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menyampaikan bahwa berbagai layanan bank Jatim telah hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat memberikan kemudahan dalam bertransaksi diantaranya penggunaan QRIS, J-Connect mobile serta e-channel lainnya yang bisa digunakan untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Selain itu tidak menutup kemungkinan kerjasama yang lain juga bisa segera terwujud dan kami berharap agar sinergi bank Jatim dengan Pemerintah Kabupaten Malang dapat terus berjalan dengan baik untuk mendukung perkembangan dan peningkatan roda perekonomian daerah”, terang Busrul.

Busrul juga berharap, CSR dari bank Jatim ini dapat memberikan semangat baru bagi para pedagang untuk bisa memulai kembali aktivitasnya setelah beberapa waktu yang lalu sempat terhenti karena musibah kebakaran yang melanda.

“Selalu ada hikmah dibalik sebuah musibah, hari yang lalu tidak bisa diulang, namun selalu ada harapan baru di masa depan. Semoga dengan adanya wajah baru berupa 55 toko/bedak di Pasar Bululawang, para pedagang dapat menggunakannya secara optimal, sehingga diharapkan dapat memacu peningkatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Malang” ujar Busrul Iman.

Sementara itu Bupati Kabupaten Malang, H. M Sanusi  mengapresiasi CSR dari bank Jatim yang merupakan bentuk upaya pembenahan Pasar Bululawang paska kebakaran. Bupati juga menyampaikan terimakasih atas support berbagai pihak sehingga sekarang pasar dapat beroperasi kembali seperti semula dan menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat Kepanjen.(sdk)