Mahasiswa MBKM Semeru Tanam Bunga Matahari untuk Bantu Keberlangsungan Taman Baca

Penanaman pohon bunga matahari (doc. mbkm semru ub)

KANAL24, Lumajang - Keberadaan Taman Baca yang terletak di Dusun Kamar A Sumbersari Desa Supiturang Pronojiwo butuh dukungan berbagai pihak. Taman baca yang dirintis oleh Agus Mulyadi (70 tahun) bertujuan sebagai sarana pembelajaran bagi anak usia sekolah maupun warga secara umum dengan menyediakan berbagai bacaan sebagai jembatan ilmu.

 

“Taman baca ini berdiri sejak ada erupsi Semeru tahun lalu. Kalau alasan berdirinya karena saya melihat banyak anak waktunya habis untuk bermain apalagi sekolah masih daring waktu itu,” ujar Agus, Selasa (7/5/2022).

 

Bermodalkan tekad tersebut Agus kemudian dibantu beberapa relawan mendirikan Taman Baca tersebut sebagai wahana bagi warga sekitar untuk memiliki budaya membaca. Namun seiring waktu berjalan dirinya mengakui membutuhkan dana untuk melanjutkan operasional dari Taman Bacaan.

 

Agus memiliki ide untuk membuat usaha yang nantinya hasil dari usaha tersebut dapat digunakan untuk membantu operasional Taman Baca yang dikelolanya.  Ide tersebut adalah usaha Budaya Tawon/madu di sekitar taman baca. Dengan memiliki usaha maha diharapkan operasional Taman Baca dapat ditopang dari hasil usaha tersebut,

 

Gayung bersambut ide dari Kakek Agus mendapat dukungan dari Mahasiswa MBKM UB Semeru gelombang II yang sedang menjalankan program di Pronojiwo. Suci salah satu mahasiswa MBKM UB kemudian mengajak rekan mahasiswa lain untuk membantu kakek Agus dengan menanam bunga matahari sebagai rintisan usaha tawon.

 

“ Apa yang dilakukan oleh kakek Agus ini luar biasa karena mau mengurusi taman baca dan memiliki pandangan yang jauh kedepan untuk penginkatan sumber daya manusia di lingkungan Dusun Kamar A ini,” kata Suci.

 

Untuk itu bersama rekan mahasiswa lainnya, Suci melakukan penanaman pohon bunga matahari yang nantinya menjadi embrio dari datangnya tawon. Menurutnya ide dari kakek Agus ini sangat bagus karena lingkungan di dusun ini mendukung untuk budidaya tawon dan madu.

 

“Lingkungan disini mendukung untuk usaha tawon dan madu dengan bunga matahari ini sehingga ide ini sangat tepat,” tutup Suci. (sdk)

Bagikan