Kanal24, Malang – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menorehkan prestasi di kancah global dengan dinobatkan sebagai merek paling bernilai di Indonesia dalam laporan Brand Finance Global 500 tahun 2026. Pencapaian ini mempertegas posisi BRI sebagai salah satu institusi keuangan nasional dengan kekuatan merek yang diakui dunia.
Laporan Brand Finance Global 500 merupakan pemeringkatan tahunan yang mengukur nilai merek perusahaan-perusahaan global berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kinerja keuangan dan kekuatan merek. Penilaian tersebut dilakukan melalui riset yang melibatkan ribuan responden lintas negara guna mengukur persepsi, loyalitas, serta kepercayaan terhadap suatu brand.
Dalam daftar terbaru, BRI menempati posisi teratas di antara perusahaan Indonesia lainnya. Secara global, perseroan juga mencatatkan peningkatan peringkat yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan tren penguatan brand value yang konsisten.
Baca juga:
Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku
Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk yang ditawarkan perseroan. Ia menegaskan bahwa peningkatan nilai merek tidak terlepas dari strategi bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan.
āPeningkatan brand value BRI dari tahun ke tahun dan merupakan yang terbaik di Indonesia adalah bukti nyata dari komitmen BRI dalam memberikan kinerja finansial terbaik, produk dan layanan terbaik, serta di saat bersamaan memperkuat inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat,ā ujar Sunarso.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga didorong oleh peran aktif BRI dalam mendorong pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini menjadi fokus utama bisnis perseroan. Dukungan terhadap UMKM dinilai turut memperkuat citra BRI sebagai bank yang dekat dengan masyarakat.
Secara global, Brand Finance mencatat bahwa merek-merek yang mampu dikelola dengan baik akan memberikan nilai tambah signifikan bagi perusahaan. Chairman & CEO Brand Finance, David Haigh, menyebut bahwa brand yang kuat dapat menjadi pembeda di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Ia menjelaskan bahwa kekuatan merek tidak hanya berdampak pada loyalitas pelanggan, tetapi juga berkontribusi dalam menarik talenta terbaik, meningkatkan kepercayaan investor, hingga memperkuat ketahanan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Peningkatan posisi BRI dalam daftar global juga mencerminkan keberhasilan transformasi digital dan inovasi layanan yang terus dilakukan perseroan. Dalam beberapa tahun terakhir, BRI Š°ŠŗŃŠøŠ²Š½Š¾ mengembangkan ekosistem digital, termasuk melalui super apps dan layanan berbasis teknologi lainnya guna menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.
Selain itu, konsistensi kinerja keuangan turut menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai merek. Dengan fundamental bisnis yang kuat, BRI dinilai mampu menjaga pertumbuhan sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok daerah.
Sunarso menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BRI serta dukungan para pemangku kepentingan. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap relevan di tengah perkembangan industri keuangan global.
āKami percaya bahwa merek yang kuat bukan hanya tentang aspek finansial semata, namun juga tentang dampak positif yang diberikan kepada masyarakat,ā kata Sunarso.
Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memperkuat posisi sebagai bank yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan strategi yang berfokus pada digitalisasi, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas layanan, perseroan optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan nilai mereknya di tingkat global.
Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing di panggung internasional, tidak hanya dari sisi kinerja keuangan, tetapi juga dalam membangun reputasi dan kepercayaan sebagai brand yang kuat dan bernilai tinggi. (nid)














