Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Bukber atau Buka Bersama: Silaturahmi atau Ajang Gengsi?

Einid Shandy by Einid Shandy
March 6, 2026
in Gaya Hidup, Ramadhan
0
Bukber atau Buka Bersama: Silaturahmi atau Ajang Gengsi?

buka bersama keluarga

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Ramadan selalu identik dengan buka puasa bersama atau bukber. Undangan datang silih berganti, mulai dari teman sekolah, rekan kuliah, komunitas lama, hingga kolega kerja. Dalam satu bulan, kalender bisa mendadak penuh hanya karena agenda berbuka.

Bagi banyak orang, bukber adalah momen yang dinantikan. Kesibukan sehari-hari sering membuat komunikasi terputus. Ramadan kemudian menjadi waktu yang terasa tepat untuk kembali duduk satu meja, berbagi cerita, dan melepas rindu. Tawa yang pecah saat mengenang masa lalu menjadi alasan sederhana mengapa tradisi ini tetap bertahan.

Perubahan Gaya dan Lokasi

Namun, cara merayakan bukber perlahan berubah. Jika dahulu pertemuan kerap dilakukan di rumah dengan hidangan sederhana, kini banyak yang memilih restoran, kafe, atau hotel dengan paket khusus Ramadan. Tempat dengan suasana nyaman dan tampilan menarik menjadi pertimbangan utama.

Fenomena ini tak lepas dari perkembangan gaya hidup urban dan pengaruh media sosial. Momen berbuka hampir selalu diabadikan. Foto makanan, dekorasi ruangan, hingga potret bersama sebelum pulang menjadi bagian dari cerita yang dibagikan ke linimasa digital.

Bukber pun tak lagi sekadar pengalaman kebersamaan, tetapi juga bagian dari representasi diri. Tempat yang dipilih, cara berpakaian, hingga suasana yang ditampilkan bisa membentuk kesan tertentu di mata orang lain.

Obrolan yang Mengalami Pergeseran

Dinamika juga terlihat dari arah percakapan. Selain nostalgia dan kabar keluarga, obrolan sering mengarah pada pekerjaan, jabatan, bisnis, atau pencapaian terbaru. Setelah sekian lama tak bertemu, masing-masing ingin berbagi perkembangan hidupnya.

Dalam situasi tertentu, hal ini memunculkan nuansa perbandingan yang tidak selalu terasa secara langsung. Ada dorongan untuk menunjukkan bahwa kehidupan berjalan baik, bahkan berkembang pesat. Meski tidak diucapkan secara gamblang, suasana kompetisi sosial bisa saja muncul di sela-sela percakapan santai.

Bagi sebagian orang, momen tersebut menjadi ajang pembuktian diri. Namun bagi yang lain, situasi ini justru dapat memunculkan rasa tidak percaya diri ketika merasa belum mencapai hal serupa.

Tekanan Sosial yang Halus

Selain soal pencapaian, ada pula tekanan sosial yang kerap tak disadari. Tidak menghadiri bukber terkadang memunculkan rasa sungkan atau kekhawatiran dianggap menjaga jarak. Sebaliknya, hadir pun bisa membawa beban tersendiri jika merasa harus menjaga citra.

Budaya digital turut memperkuat dinamika ini. Ketika momen kebersamaan dipublikasikan secara luas, muncul kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain. Bukber akhirnya bukan hanya tentang pertemuan fisik, tetapi juga tentang bagaimana pertemuan itu terlihat di ruang publik.

Menjaga Esensi Kebersamaan

Meski demikian, tidak semua bukber identik dengan gengsi. Banyak pertemuan yang tetap berlangsung sederhana dan hangat. Beberapa komunitas bahkan menjadikan acara berbuka sebagai kesempatan untuk berbagi dengan sesama sebelum menikmati hidangan bersama.

Pada akhirnya, bukber hanyalah wadah. Ia bisa menjadi ruang silaturahmi yang tulus, tetapi juga dapat berubah menjadi simbol status sosial, tergantung bagaimana setiap orang memaknainya.

Ramadan sebagai bulan refleksi mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri. Di tengah tren tempat berbuka yang semakin beragam dan unggahan yang semakin ramai, menjaga niat dan tujuan kebersamaan menjadi hal yang tak kalah penting.

Saat undangan bukber terus berdatangan, mungkin yang perlu dipertanyakan bukan hanya di mana acara digelar, melainkan untuk apa kehadiran itu diberikan. Di situlah makna sebenarnya dari buka puasa bersama ditentukan. (qrn)

Post Views: 61
Tags: buka bersamaBukberkanal24.co.idPuasaRamadhanSilaturahmitrend bukberuniversitas brawijaya
Previous Post

Kajian Ramadan BICMES Soroti Dukungan Dunia Islam ke Iran

Next Post

Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

March 6, 2026
Bukber atau Buka Bersama: Silaturahmi atau Ajang Gengsi?

Bukber atau Buka Bersama: Silaturahmi atau Ajang Gengsi?

March 6, 2026
Diskusi UB Kupas Konflik Iran dan Sikap Dunia Islam

Kajian Ramadan BICMES Soroti Dukungan Dunia Islam ke Iran

March 6, 2026
Puasa Perkuat Fondasi Takwa

Puasa Perkuat Fondasi Takwa

March 6, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025