Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) merayakan Dies Natalis ke-61 dengan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Massal untuk Civitas Akademika UB, baik untuk mahasiswa, dosen, maupun tendik di setiap fakultas dan unit sejak 14 November 2023. Dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan (Fiskes) UB sekaligus Penanggung Jawab Pemeriksaan Kesehatan, Ns. Ahmad Hasyim Wibisono, M.Ng., Sp.Kep.MB, memaparkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan mendukung visi UB dalam mencetak staf dan lulusan yang unggul.
“Pemeriksaan kesehatan rutin di semua fakultas dan unit UB merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi kami untuk memiliki kampus yang sehat. Dengan demikian, kami dapat memastikan staf dan lulusan kami dapat berkontribusi secara maksimal dalam berbagai bidang,” ungkap Ns. Ahmad saat ditemui tim Kanal24 di FH UB.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan, dengan agenda pemeriksaan di Fakultas Ilmu Kesehatan (Fiskes), Fakultas Vokasi (FV), dan Fakultas Hukum (FH) pada 14 November hingga 17 November 2023. Rencananya kegiatan ini akan dilanjutkan minggu depan di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
“Kami tidak hanya memeriksa tenaga kependidikan dan dosen, tapi juga melibatkan mahasiswa dari semua tingkatan, mulai dari S1 hingga S3. Data yang terkumpul akan kami kompilasi dan menjadi dasar untuk merancang program-program kesehatan selanjutnya,” tambah Ns. Ahmad.
Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, status gizi, indeks massa tubuh, hingga pemeriksaan khusus pembuluh darah di kaki dan kesehatan kaki. Jumlah peserta yang telah diperiksa mencapai antara 10.000 hingga 15.000 orang.
Ns. Ahmad menjelaskan bahwa data hasil pemeriksaan ini akan terintegrasi melalui portal https://gss.ub.ac.id/. Peserta dapat dengan mudah mengakses hasil pemeriksaan mereka secara online setelah tes selesai. Ini merupakan langkah menuju transparansi dan memastikan bahwa hasil pemeriksaan dapat diakses oleh semua peserta.
Ns. Ahmad juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hidup sehat di kalangan karyawan dan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk budaya kesehatan di lingkungan UB, di mana kehidupan sehat menjadi bagian tak terpisahkan dari proses belajar-mengajar.
“Hingga kemarin, jumlah peserta yang telah mengikuti pemeriksaan mencapai lebih dari 1.400 orang, dan ini masih terus bertambah. Kami optimis bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bermartabat,” pungkas Ns. Ahmad.
Civitas Akademika UB yang ingin melihat serta melakukan Pemeriksaan Kesehatan dapat melakukan registrasi di https://gss.ub.ac.id/ untuk mendapatkan nomor tiket selama pelaksanaan di fakultas masing-masing. Dosen dan Tenaga Kependidikan dapat menggunakan akun email UB untuk login, sedangkan untuk mahasiswa dapat menggunakan email dengan format [email protected].
Jenis pemeriksaan yang diterima adalah skrining perilaku hidup sehat seperti olahraga, pemilihan makanan, kesehatan jiwa dan kesehatan reproduksi wanita. Serta pemeriksaan glukosa, kolesterol, asam urat, komposisi tubuh, dan kesehatan kaki. (nid/skn)