Kanal24, Malang – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menegaskan fokus pada penguatan organisasi sebagai langkah strategis menghadapi perubahan lanskap digital yang semakin cepat.
Dekan FILKOM UB, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal dimaknai sebagai ruang refleksi untuk melihat kembali arah pengembangan fakultas ke depan.
Menurutnya, FILKOM saat ini berada pada tahap awal pengembangan jangka panjang, dengan fase konsolidasi yang ditargetkan hingga 2027.
“Di tahap konsolidasi ini kita melakukan penataan organisasi sebagai organisasi yang matang, sehingga seluruh stakeholder bisa memberikan kontribusi terbaiknya,” ujarnya.
Baca juga : Halal Bihalal FILKOM UB, Perkuat Sinergi Usai Ramadan
Penataan tersebut dilakukan melalui pembenahan organisasi dan tata kerja (OTK), yang saat ini masih dalam proses penetapan di tingkat universitas. Ia menjelaskan, langkah ini bertujuan memperjelas peran dan fungsi setiap unit, sekaligus menghilangkan duplikasi tugas agar organisasi berjalan lebih efisien.
“Kita mencoba memperjelas peran masing-masing organ dan melakukan konsolidasi agar nilai yang dihasilkan lebih optimal,” jelasnya.
Selain aspek struktural, penguatan organisasi juga diarahkan agar FILKOM lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, perubahan teknologi menuntut organisasi yang tidak hanya kuat, tetapi juga lincah dalam merespons dinamika.
“AI menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari. Karena itu organisasi harus agile agar tetap bisa memberikan kontribusi terbaik,” tambahnya.
Lebih lanjut, FILKOM UB juga menegaskan positioning akademiknya melalui pengembangan smart digital solution and innovation sebagai arah utama. Konsep ini menjadi kerangka dalam pengembangan riset, kurikulum, hingga penganggaran fakultas ke depan.
“Kami menekankan bahwa arah yang benar lebih penting daripada kecepatan. Setelah arah jelas, akselerasi bisa dilakukan,” tegasnya.
Melalui konsolidasi ini, FILKOM UB menargetkan penguatan peran sebagai institusi pendidikan yang mampu berkontribusi tidak hanya di tingkat universitas, tetapi juga nasional. (Din)














