Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor tata kelola birokrasi bersih di lingkungan pendidikan tinggi setelah resmi menyandang predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB. Capaian tersebut menjadi daya tarik bagi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang melakukan kunjungan dalam agenda Kunjungan UNHAS Benchmark Zona Integritas FTP UB, Rabu, 11 Februari 2026, di Lt. 7 Ruang Sidang FTP UB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh FTP UB sebagai ruang berbagi praktik baik pembangunan Zona Integritas (ZI).
āAlhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima awarding sertifikat WBBM. Status Fakultas Teknologi Pertanian sekarang sudah WBBM, yang pertama kali di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Saintek. Artinya kita sudah pecah telur,ā ujar Dekan FTP UB, Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D.
Baca juga:
Disertasi FH UB Soroti Perdagangan Pengaruh Parpol

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi bentuk komitmen perubahan budaya kerja. āStrategi yang sudah kita buat dari tahun-tahun lalu sangat efektif untuk membawa FTP UB menjadi satu-satunya dan yang pertama kali meraih WBBM,ā tegasnya.
FTP UB Pecah Telur WBBM Nasional
Predikat WBBM merupakan level lanjutan setelah unit kerja meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Status ini diberikan kepada institusi yang dinilai berhasil menghadirkan tata kelola bersih, akuntabel, serta pelayanan publik yang prima dan berdampak langsung.
Yusuf menjelaskan, capaian FTP UB menjadi tonggak penting di bawah Kementerian Dikti Saintek. āIni adalah yang pertama kali dan masih satu-satunya di unit fakultas di bawah universitas dalam Kementerian Dikti Saintek,ā katanya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diraih melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari penguatan manajemen perubahan, sistem pengawasan, digitalisasi layanan, hingga peningkatan kualitas pelayanan akademik dan nonakademik.
āFungsi dari WBBM ini adalah kita harus menyebarkan ilmu itu ke unit-unit lain, termasuk fakultas di luar kampus UB. Karena itu kami menerima kunjungan benchmarking dari UNHAS untuk saling belajar,ā tambahnya.
UNHAS Belajar Mindset dan Teknis ZI
Ketua Program Studi Psikologi UNHAS, Dr. Ichlas Nanang Afandi, S.Psi., M.A., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilatarbelakangi komitmen FK UNHAS dalam membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.
āKami ini dari Fakultas Kedokteran UNHAS. Kita tentu tahu bersama bahwa FTP Unibraw adalah salah satu yang meraih WBK dan WBBM. Jadi langkah konkret dan tepat bagi kami adalah datang ke sini untuk belajar, karena kami juga sedang dalam proses menuju ke situ,ā ujarnya.
Ia menilai FTP UB sebagai rujukan yang relevan. āKalau juga tidak bagus tentu kita tidak akan ke sini. Itu prinsip dasar studi tiru. Kami memandang FTP itu salah satu yang sangat excellent, sangat konsisten menerapkan WBK dan WBBM,ā tegasnya.
Dalam diskusi, terdapat dua fokus utama yang dibahas. āYang pertama terkait ide dasar, konsep dasar, bagaimana mindset dasar zona integritas. Yang kedua terkait hal-hal teknis administratif seperti apa yang harus dipersiapkan,ā jelas Ichlas.
Ia menambahkan, di level pimpinan diperlukan pola pikir yang tepat mengenai integritas, sementara di level teknis dibutuhkan ketepatan penyusunan dokumen pendukung. āBagaimana menyusun secara benar dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mencapai zona integritas, itu juga kami pelajari secara detail,ā katanya.
Kolaborasi Perkuat Budaya Integritas
Kunjungan benchmarking berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif. Kedua institusi saling memaparkan strategi, tantangan, serta inovasi yang telah dan sedang dijalankan.

Yusuf menekankan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi. āKita sama-sama saling belajar. Yang positif akan kita ambil, kita saling membandingkan sehingga pelayanan, khususnya di bidang wilayah birokrasi bersih melayani di FTP UB, tetap bisa terus berjalan dengan baik,ā ujarnya.
Sementara itu, Ichlas berharap kunjungan ini membawa dampak konkret bagi FK UNHAS. āSecara pragmatis yang kami harapkan, kami bisa seperti FTP mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Dan ke depan saya kira ini bisa dilanjutkan dengan kerja sama antara FTP dan FK,ā ungkapnya.
Dengan diraihnya predikat WBBM dan dibukanya ruang studi tiru lintas perguruan tinggi, FTP UB tidak hanya meneguhkan reputasi sebagai pelopor tata kelola bersih, tetapi juga menjadi pusat rujukan nasional dalam pembangunan Zona Integritas di sektor pendidikan tinggi. (nid/cay)













