Kanal24, Malang – Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya terus berupaya mengubah cara pandang calon mahasiswa terhadap bidang teknologi pertanian. Hal tersebut disampaikan oleh Wike Agustin Prima Dania, STP, M.Eng, Ph.D., Dosen Fakultas Teknologi Pertanian UB, saat memberikan penjelasan kepada pengunjung dalam Education Expo Universitas Brawijaya 2026 yang digelar pada Kamis (22/01/2026), bertempat di Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Malang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya sebagai ajang pengenalan fakultas dan program studi kepada calon mahasiswa baru dari berbagai daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wike menekankan bahwa FTP UB tidak hanya membahas pertanian dalam pengertian sempit, melainkan menghadirkan pendekatan teknologi yang luas, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Baca juga:
Mengenal SNBP, Jalur Prestasi yang Menilai Proses

Pengenalan Program Studi dan Perubahan Mindset
Pada Education Expo UB 2026, Fakultas Teknologi Pertanian memperkenalkan berbagai program studi yang berada di bawah naungannya. Wike menjelaskan bahwa FTP UB memiliki tiga departemen dengan enam program studi jenjang Sarjana (S1) yang dirancang untuk menjawab tantangan global di sektor pangan, lingkungan, dan industri berbasis hayati.
Lebih dari sekadar mengenalkan daftar program studi, FTP UB juga berupaya mengubah mindset calon mahasiswa baru. Teknologi pertanian, menurut Wike, bukan hanya tentang aktivitas bertani di lahan, melainkan tentang pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengelola sumber daya hayati secara efisien, berkelanjutan, dan bernilai tambah tinggi. Inilah pesan utama yang ingin disampaikan FTP UB kepada para pengunjung expo.
Fakultas Aplikatif dan Berorientasi Industri
Keunggulan Fakultas Teknologi Pertanian UB terletak pada karakter keilmuannya yang aplikatif. Wike menjelaskan bahwa seluruh bidang keilmuan di FTP UB dirancang agar dapat langsung diterapkan di dunia kerja dan industri.
Bidang-bidang tersebut mencakup teknologi pangan, bioteknologi, biosistem, bioproses, teknik lingkungan, hingga teknologi industri pertanian. Seluruhnya berfokus pada penerapan ilmu untuk menyelesaikan persoalan nyata, mulai dari pengolahan hasil pertanian, efisiensi sistem produksi, hingga pengelolaan lingkungan dan limbah industri.
Pendekatan ini menjadikan FTP UB sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan industri berbasis teknologi dan keberlanjutan.
Peluang Karier Lulusan yang Luas
Dari sisi prospek karier, lulusan Fakultas Teknologi Pertanian UB memiliki peluang yang sangat luas. Wike menyampaikan bahwa alumni FTP UB dapat berkarier di berbagai sektor industri, baik nasional maupun internasional.
Beberapa bidang karier yang dapat ditempuh antara lain research and development (R&D), quality control, production planning and inventory control (PPIC), supply chain management, hingga pengelolaan limbah dan lingkungan. Selain itu, lulusan juga memiliki peluang untuk berkiprah sebagai peneliti di lembaga riset maupun institusi pengembangan teknologi.
Tidak hanya itu, dengan bekal ilmu yang komprehensif dan lintas disiplin, mahasiswa FTP UB juga dipersiapkan untuk menjadi wirausahawan yang mampu menciptakan inovasi dan usaha mandiri di bidang pangan, pertanian, dan industri berbasis teknologi.
Pesan untuk Calon Mahasiswa Baru
Menutup penjelasannya, Wike menyampaikan pesan dan ajakan kepada calon mahasiswa baru yang tengah mempertimbangkan pilihan studinya. Ia mengajak generasi muda yang ingin berkontribusi nyata dan meraih kesuksesan untuk bergabung bersama Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.
“Untuk calon mahasiswa baru, selamat datang di Fakultas Teknologi Pertanian. Jika kalian ingin menjadi salah satu orang yang sukses, silakan bergabung bersama kami. Join UB, be the best,” ujarnya.
Melalui Education Expo Universitas Brawijaya 2026, FTP UB berharap semakin banyak calon mahasiswa yang memahami peran strategis teknologi pertanian dalam menjawab tantangan masa depan, sekaligus tertarik untuk menjadi bagian dari fakultas yang inovatif dan berorientasi pada solusi. (nid/ger)














