Kanal24, Malang – Tren fashion di kalangan Generasi Z terus bergerak mengikuti perubahan gaya hidup. Memasuki tahun 2026, anak muda semakin meninggalkan gaya berpakaian yang rumit dan mencolok, beralih ke pilihan busana kasual yang nyaman, sederhana, dan fungsional. Pergeseran ini tidak hanya mencerminkan selera berpakaian, tetapi juga nilai dan identitas Gen Z masa kini.
1. Kenyamanan dan Fleksibilitas Jadi Prioritas

Gaya kasual dengan potongan longgar seperti sweater oversize, kaos polos, hoodie, hingga celana kargo menjadi pilihan utama Gen Z dalam aktivitas sehari-hari. Pakaian tersebut dinilai mampu menunjang mobilitas tinggi tanpa mengurangi unsur gaya. Warna-warna netral dan warna bumi seperti cokelat, krem, hitam, serta hijau juga semakin digemari karena mudah dipadukan dan cocok digunakan dalam berbagai situasi, baik saat belajar, bekerja, maupun bersosialisasi. Bagi Gen Z, pakaian yang nyaman berperan penting dalam membangun rasa percaya diri dan menunjang produktivitas.
2. Ekspresi Diri dan Gaya Hidup Dinamis

Pilihan fashion Gen Z kini lebih didasarkan pada karakter pribadi dibanding sekadar mengikuti tren global. Gaya kasual dinilai memberi ruang berekspresi yang lebih bebas, inklusif, dan tidak terikat aturan berpakaian yang kaku, termasuk batasan gender. Perubahan pola aktivitas, seperti sistem belajar dan bekerja yang fleksibel serta ketergantungan pada teknologi, turut mendorong kebutuhan akan pakaian praktis yang dapat digunakan sepanjang hari tanpa perlu berganti busana berkali-kali.
3. Kesadaran Keberlanjutan dan Pengaruh Media Sosial

Isu keberlanjutan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan fashion Gen Z. Banyak anak muda mulai memanfaatkan pakaian lama, membeli produk lokal, hingga berburu pakaian bekas layak pakai melalui aktivitas thrifting dan upcycling. Tren ini diperkuat oleh media sosial yang menghadirkan inspirasi outfit sederhana namun estetik dan mudah ditiru. Alih-alih menonjolkan busana mahal, Gen Z lebih tertarik pada gaya realistis yang mencerminkan nilai kesadaran lingkungan dan kepraktisan.
Dengan dominasi gaya kasual yang nyaman, tren fashion 2026 menunjukkan arah yang lebih membumi. Gen Z membuktikan bahwa tampil menarik tidak harus rumit, melainkan cukup dengan pakaian yang fungsional, mencerminkan identitas diri, serta selaras dengan gaya hidup modern. (ger)














