Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

JADILAH PENDENGAR YANG BAIK, ITULAH SIHIR KOMUNIKASI

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
253
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang pembicara ulung yang mampu menghipnotis dan mempersuasi orang untuk berubah adalah seorang yang mampu menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan adalah cara efektif untuk mempersuasi orang. Karena dengan mendengar akan memberikan banyak informasi pada diri seseorang atas apa yang diinginkan oleh orang lain. Disaat orang lain sedang merbicara maka sesungguhnya dia sedang membuka pintu rumahnya untuk kemudian setiap orang mengetahui apa yang ada pada seisi rumah sehingga memungkinkan seseorang mengenali dan mengetahui apa yang ada dan apa yang tidak ada atau tidak dimiliki dalam rumah itu. Dengan mendengarkan seseorang akan mengetahui sejauhmana kapasitas yang dimiliki oleh seseorang sehingga memudahkan melakukan identifikasi tentang bagaimana cara menaklukkannya.

Demikian pula dengan mendengarkan merupakan cara untuk memberikan penghargaan dan penghormatan pada orang lain. Disaat orang telah merasa diberi ruang penghormatan dan penghargaan serta kemuliaan maka dirinya tentu akan menganggap lawan bicara adalah orang terbaik yang layak untuk juga dihormati dan dihargai. Karena demikianlah sifat dasar manusia, yaitu manusia akan menghamba pada kebaikan. Manakala seseorang merasa dihargai oleh orang lain maka dia akan pula menghargai orang yang menghargainya. Demikianlah Islam memberikan arahan untuk saling menghormati dan menghargai. Mendengarkan adalah cara menghargai dan menghormati orang lain. Inilah kehidupan mutual yang ingin diciptakan oleh Islam dalam realitas masyarakat. Sebagaimana Firman Allah swt Ā :

ŁˆŁŽŲ„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ų­ŁŁŠŁ‘ŁŁŠŲŖŁŁ… ŲØŁŲŖŁŽŲ­ŁŁŠŁ‘ŁŽŲ©Ł– ŁŁŽŲ­ŁŽŁŠŁ‘ŁŁˆŲ§Ł’ ŲØŁŲ£ŁŽŲ­Ū”Ų³ŁŽŁ†ŁŽ Ł…ŁŁ†Ū”Ł‡ŁŽŲ§Ł“ Ų£ŁŽŁˆŪ” Ų±ŁŲÆŁ‘ŁŁˆŁ‡ŁŽŲ§Ł“Ū— Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ł±Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰Ł° ŁƒŁŁ„Ł‘Ł Ų“ŁŽŁŠŪ”Ų”Ł Ų­ŁŽŲ³ŁŁŠŲØŁ‹Ų§

Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu. (QS. An-Nisa’ : 86)

Perintah mendengar adalah perintah terpenting untuk menemukan sebuah kebenaran, terlebih disaat dibacakan pada dirinya tentang alquran. Sebagaimana perintah dalam Firman Allah swt,Ā 

ŁˆŁŽŲ„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ł‚ŁŲ±ŁŲ¦ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł‚ŁŲ±Ł’Ų¢Ł†Ł ŁŁŽŲ§Ų³Ł’ŲŖŁŽŁ…ŁŲ¹ŁŁˆŲ§ Ł„ŁŽŁ‡Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł’ŲµŁŲŖŁŁˆŲ§ Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ ŲŖŁŲ±Ł’Ų­ŁŽŁ…ŁŁˆŁ†ŁŽ

ā€œApabila dibacakan al-Quran, perhatikanlah dan diamlah, maka kalian akan mendapatkan rahmat.ā€Ā (QS. al-A’raf: 204).

Alquran sebagai formulasi konten kebaikan, memberikan sebuah kesan bahwa seyogya-nyalah bagi seseorang untuk lebih mendahulukan keterampilan mendengar disaat berhadapan dengan presentasi kebenaran, sebagai bentuk apresiasi, penghargaan dan penghormatan atasnya. Keterampilan mendengarkan adalah cara untuk mendapatkan informasi lebih banyak lagi. Keterampilan mendengarkan memberikan kesempatan pada seseorang untuk merenungkan dan merefleksi nilai dan mendapatkan rahasia pesan yang ingin disampaikan. Demikianlah yang disampaikan oleh Allah dalam FirmanNya Ā :

ŁƒŁŲŖŁŽŲ§ŲØŁŒ Ų£ŁŽŁ†Ł’Ų²ŁŽŁ„Ł’Ł†ŁŽŲ§Ł‡Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁŠŁ’ŁƒŁŽ Ł…ŁŲØŁŽŲ§Ų±ŁŽŁƒŁŒ Ł„ŁŁŠŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲØŁ‘ŁŽŲ±ŁŁˆŲ§ Ų¢ŁŠŁŽŲ§ŲŖŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŁŠŁŽŲŖŁŽŲ°ŁŽŁƒŁ‘ŁŽŲ±ŁŽ Ų£ŁŁˆŁ„ŁŁˆ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŽŁ„Ł’ŲØŁŽŲ§ŲØŁ

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka melakukan tadabbur terhadap ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.Ā (QS. Shad: 29)

Ketika Rasulullah melakukan da’wah secara jahr (terang-terangan), kaum kafir Quraisy mulai gelisah. Mereka ingin membendung da’wah Rasulullah Ā dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan mengutus Utbah bin Rabi’ah untuk melakukan negoisasi. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Utbah duduk di sebelah Rasulullah saw seraya berkata: ā€œWahai anak pamanku, sesungguhnya engkau mengetahui secara pasti kedudukanmu di tengah-tengah kaummu. Engkau telah memecah-belah barisan mereka, engkau caci-maki tuhan-tuhan mereka, dan engkau kafirkan nenek moyang mereka. Karena itu dengarkanlah kata-kataku: Aku akan menyampaikan beberapa tawaran, mudah-mudahan kamu mau menerima sebagiannya.ā€ Rasulullah berkata: ā€œWahai Abul Walid, katakanlah. Aku akan mendengarnya.ā€ Lalu Utbah bin Rabi’ah mengutarakan panjang lebar segala tawarannya. Ketika selesai, Rasulullah kembali bertanya: ā€œSudah selesaikah wahai Abul Walid?ā€ Ia menjawab, ā€œSudah.ā€

Rasulullah kemudian berkata: Sekarang dengarkanlah kata-kataku. Ia pun menjawab: ā€œSilahkanā€ Lalu Rasulullah membacakan beberapa ayat dari surat Fushilat. Sampai pada akhirnya beliau membaca ayat sajadah (ayat 37), dan beliau bersujud. Lengkapnya ayat itu berbunyi:

ŁˆŁŽŁ…ŁŁ†Ū” Ų”ŁŽŲ§ŁŠŁŽŁ°ŲŖŁŁ‡Ł Ł±Ł„Ł‘ŁŽŁŠŪ”Ł„Ł ŁˆŁŽŁ±Ł„Ł†Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽŲ§Ų±Ł ŁˆŁŽŁ±Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁ…Ū”Ų³Ł ŁˆŁŽŁ±Ł„Ū”Ł‚ŁŽŁ…ŁŽŲ±ŁŪš Ł„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŲ³Ū”Ų¬ŁŲÆŁŁˆŲ§Ł’ Ł„ŁŁ„Ų“Ł‘ŁŽŁ…Ū”Ų³Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ Ł„ŁŁ„Ū”Ł‚ŁŽŁ…ŁŽŲ±Ł ŁˆŁŽŁ±Ų³Ū”Ų¬ŁŲÆŁŁˆŲ§Ł’Ū¤ Ł„ŁŁ„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŪ¤ Ł±Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠ Ų®ŁŽŁ„ŁŽŁ‚ŁŽŁ‡ŁŁ†Ł‘ŁŽ ؄ِن ŁƒŁŁ†ŲŖŁŁ…Ū” Ų„ŁŁŠŁ‘ŁŽŲ§Ł‡Ł ŲŖŁŽŲ¹Ū”ŲØŁŲÆŁŁˆŁ†ŁŽ

Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, mata-hari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya. (QS. Fushilat ; 37)

Setelah itu beliau berkata kepada Utbah, engkau telah mendengarkannya dan kini silahkan temukan sikapmu. Utbah segera bangkit dari tempat duduknya, lalu pergi menjumpai teman-temannya. Sebagian dari mereka berkata: ā€œDemi Allah, Abul Walid datang kepada kalian dengan raut muka yang berbeda dengan ketika ia berangkat.ā€ Utbah meminta kepada mereka supaya memanggil Rasulullah saw, akan tetapi mereka enggan. Mereka malah berkata: ā€œIa telah menyihirmu dengan ucapannya.ā€

Jika kita perhatikan dialog antara Rasulullah dengan Utbah sungguh sangat menarik. Selain bobot pembicaraannya yang bagus, cara dialognya juga mempesona. Rasulullah sebagai tuan rumah terlebih dahulu mempersilahkan tamunya untuk menyampaikan maksud kedatangannya. Dengan penuh perhatian beliau mendengarkan sampai pembicara tuntas menyampaikan maksudnya. Beliau tidak memotong pembicaraan lawan bicaranya, malah beliau bertanya kepadanya, Wahai Abul Walid, apakah kamu sudah selesai? Hal ini memberikan ruang penghargaan bagi lawan bicara sehingga merasa tersanjung dan terhormat dengan sikap diamnya Rasulullah.

Sebuah sihir komunikasi manakala seseorang hanya cukup diam saja dan mendengarkan dengan cara antusias atas komunikasi orang lain. Disaat demikian itulah seseorang akan merasa dihargai dan memberikan ruang dirinya untuk turut menghargai dan tunduk pada orang lain. Karena sejatinya manusia adalah budak kebaikan. Siapa yang memberikan kebaikan maka orang lain akan memberikan ketundukannya. Demikianlah mengapa kalangan Quraisy mengatakan bahwa Utbah telah tersihir. Itulah sihir komunikasi Rasulullah saw.

Jika dihitung, ucapan Utbah jauh lebih banyak dari ucapan Rasulullah. Bahkan beliau hampir tidak berkapa apa-apa kecuali sekadar membacakan beberapa ayat suci al-Qur’an. Justru dengan berhemat bicara inilah akhirnya Utbah kepincut, dan akhirnya menyerah. Dengan mendengarkan, Rasulullah berkesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang ada dalam pikiran lawan bicara.

Sihir terhebat dalam komunikasi bukanlah kepandaiannya berbicara melainkan kemampuannya mendengarkan ucapan orang lain secara antusias dan penuh penghargaan. Dalam diam ada kesempatan berpikir dan merenung serta menemukan ide baru serta memberikan apresiasi dan penghormatan bagi orang lain. Inilah cara hebat Islam dalam mengatur interaksi manusia, yaitu diamlah dan dengarkanlah, lalu lancarkan sihir anda !!.

Post Views: 984
Previous Post

UB Diminta Raih Akreditasi Internasional

Next Post

Dies FISIP-UB Untungkan Warga Ketawanggede

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Dies FISIP-UB Untungkan Warga Ketawanggede

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

February 5, 2026
Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

February 5, 2026
Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

February 5, 2026
BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

February 5, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025