Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Kemenkes Ingatkan Bahaya DBD saat Musim El Nino

admin by admin
August 5, 2023
in Gaya Hidup
0
Kemenkes Ingatkan Bahaya DBD saat Musim El Nino
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko demam berdarah (DBD) selama musim kemarau yang ekstrem, terutama saat terjadi fenomena El Nino.

Imran Pambudi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, menjelaskan bahwa nyamuk penyebab DBD menjadi lebih agresif saat suhu cuaca meningkat. Dilihat dari data kasus DBD sejak tahun 1968, pola tingginya kasus DBD selalu terkait dengan periode El Nino yang ditandai dengan peningkatan suhu udara.

“Jumlah gigitan nyamuk akan meningkat 3 hingga 5 kali lipat saat suhu udara naik di atas 30 derajat,” ungkap Imran pada Selasa (13/6/2023).

Imran mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD tahun ini, karena El Nino dapat terjadi kapan saja. Selain itu, musim hujan juga perlu diwaspadai karena genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab DBD.

Data Kemenkes menunjukkan bahwa kasus DBD selama 10 tahun terakhir cenderung meningkat pada bulan November, mencapai puncak pada Februari, dan mulai menurun pada Maret hingga April. Pola ini terjadi secara berulang selama siklus 10 tahun.

Pemerintah telah mengimplementasikan strategi penanggulangan DBD melalui penguatan manajemen vektor yang efektif, aman, dan berkelanjutan. Surveilans yang komprehensif dan manajemen yang responsif terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) juga menjadi bagian dari upaya tersebut.

Selain itu, pemerintah mendorong partisipasi masyarakat dan institusi dalam mencegah penyebaran DBD, terutama melalui pemberantasan sarang nyamuk.

Upaya pemberantasan sarang nyamuk dilakukan melalui pendekatan 3M plus, yaitu menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas. Pendekatan ini juga melibatkan penanaman tumbuhan pengusir nyamuk untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk DBD.

Imran menekankan bahwa penggunaan metode fogging tidak dianjurkan, karena efeknya hanya bersifat sementara dan dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia. Fogging juga dapat mencemari lingkungan dan membuat nyamuk menjadi kebal terhadap insektisida.

Lebih lanjut, Imran menyampaikan bahwa pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara massal, berkelanjutan, dan sepanjang tahun untuk daerah yang endemis.

Selain langkah-langkah tersebut, pencegahan DBD juga dapat dilakukan melalui vaksinasi. Saat ini, terdapat dua jenis vaksin yang telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.

Kemenkes bekerja sama dengan Direktorat Imunisasi dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) untuk mempertimbangkan penggunaan vaksin tersebut dalam program vaksinasi nasional.(din)

Post Views: 497
Previous Post

Senat Akademik Universitas Brawijaya dan Universitas Raden Intan Lampung Berbagi Pengalaman tentang Pengelolaan Senat Akademik

Next Post

Rayz Hotel UMM Beri Panggung MC UB Radio

admin

admin

Jernih, Akurat, Mencerdaskan – Bersama Kanal24, temukan kebenaran dalam informasi.

Next Post
Rayz Hotel UMM Beri Panggung MC UB Radio

Rayz Hotel UMM Beri Panggung MC UB Radio

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

January 17, 2026
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025