Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Ketika Takut Tidak Sempurna Menghambat Hidup: Mengenal Atelofobia

Einid Shandy by Einid Shandy
February 22, 2026
in Gaya Hidup
0
Ketika Takut Tidak Sempurna Menghambat Hidup: Mengenal Atelofobia
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pernahkah kamu merasa sangat takut melakukan sesuatu karena khawatir dianggap tidak sempurna oleh orang lain? Rasa takut macam itu sering dianggap hanya “perasaan biasa” atau sekadar sifat perfeksionis, padahal dalam beberapa kasus bisa menjadi kondisi psikologis yang lebih serius, yaitu atelofobia.

Atelofobia berasal dari kata “atelos” (bahasa Yunani yang berarti tidak sempurna) dan “phobia” (ketakutan). Jadi secara harfiah, atelofobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap ketidaksempurnaan atau kegagalan. Bukan sekadar ingin melakukan yang terbaik, orang dengan atelofobia sering merasa cemas luar biasa, takut dihakimi atau ditolak jika sesuatu yang dilakukan tidak “sempurna” di mata orang lain.

Kondisi ini tidak hanya membuat seseorang khawatir tentang hasil kerjanya sendiri, tetapi juga berdampak pada cara mereka berinteraksi sosial, bekerja, belajar, dan mengambil keputusan dalam hidup. Rasa takut yang berlebihan ini bisa memicu siklus kecemasan yang berulang, yang lama-kelamaan malah justru menghambat potensi dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Gejala Atelofobia: Lebih dari Sekadar Perfeksionisme

Tidak semua orang yang ingin hasil kerja bagus mengalami atelofobia. Perbedaan pentingnya adalah intensitas dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Beberapa gejala umum yang sering muncul pada orang dengan atelofobia meliputi:

  • Kecemasan yang berlebihan ketika menghadapi tugas atau tanggung jawab yang dinilai “tidak bisa sempurna.”
  • Perfeksionisme ekstrem, yakni kebutuhan terus-menerus untuk memastikan segala hal benar sampai tingkat yang tidak realistis.
  • Hindari tantangan atau perubahan, karena takut gagal atau tampil buruk.
  • Overthinking (berpikir berlebihan) tentang masa lalu, kesalahan kecil, atau kemungkinan hasil yang tidak ideal.
  • Rasa rendah diri atau tidak cukup baik, terutama jika melihat prestasi orang lain.

Gejala-gejala di atas kadang mirip dengan sifat perfeksionis, tetapi ketika sudah mulai mengganggu fungsi normal kehidupan—misalnya membuat seseorang menunda kerjaan, menarik diri dari pergaulan, atau merasa sangat stres setiap hari—itu bisa menjadi tanda bahwa kecemasan sudah terlalu berlebihan dan mempengaruhi kesejahteraan psikologis.

Penyebab dan Pemicu Ketakutan Tidak Sempurna

Tidak ada satu penyebab tunggal yang secara pasti membuat seseorang mengalami atelofobia. Banyak faktor yang bisa berkontribusi, antara lain:

  • Pengalaman masa kecil, misalnya lingkungan yang terlalu menuntut atau selalu membanding-bandingkan.
  • Perfeksionisme yang dipelajari sejak dini, di mana prestasi dianggap satu-satunya ukuran nilai diri.
  • Tingkat stres dan ekspektasi sosial yang tinggi, baik dari sekolah, pekerjaan, atau media sosial.
  • Trauma atau pengalaman negatif terkait kegagalan, sehingga otak “belajar” menghindari kegagalan dengan segala cara.

Kombinasi antara faktor internal (sikap, kepribadian) dan eksternal (tekanan sosial, pengalaman hidup) ini bisa membuat kecemasan terhadap ketidaksempurnaan berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar daripada sekadar “ingin bagus.”

Bagaimana Mengatasi Atelofobia?

Untungnya, atelofobia bukan kondisi yang tidak bisa diatasi. Banyak strategi yang dapat membantu seseorang untuk mengelola kecemasan dan mengurangi dampaknya. Di antaranya:

  1. Perubahan Pola Pikir

Mengubah pola pikir dari harus sempurna menjadi cukup baik dan berkembang sangat penting. Latihan seperti self-compassion (belas kasih pada diri sendiri) dapat membantu seseorang tidak terlalu keras pada dirinya sendiri ketika menghadapi kesalahan atau kegagalan.

  1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

CBT adalah salah satu bentuk terapi yang efektif untuk mengatasi kecemasan dan ketakutan irasional. Terapi ini membantu seseorang mengenali pola pikir negatif dan menggantinya dengan cara berpikir yang lebih realistis dan sehat.

  1. Latihan Menghadapi Ketidakpastian

Menghadapi ketidakpastian sedikit demi sedikit melalui exposure therapy (terapi paparan bertahap) dapat membantu menurunkan kecemasan. Misalnya, mulai dengan tugas kecil yang tidak harus sempurna, lalu meningkat secara bertahap.

  1. Dukungan Profesional dan Sosial

Berbicara dengan psikolog atau konselor dapat memberikan panduan yang tepat. Dukungan dari teman atau keluarga juga sangat membantu untuk memberi rasa aman dan mengurangi tekanan internal yang berlebihan. (cay)

Post Views: 19
Tags: AtelofobiaEmosionalKANAL24kanal24.co.id
Previous Post

Peran Indonesia di BoP : Antara Pragmatisme Diplomasi dan Idealisme Konstitusi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Ketika Takut Tidak Sempurna Menghambat Hidup: Mengenal Atelofobia

Ketika Takut Tidak Sempurna Menghambat Hidup: Mengenal Atelofobia

February 22, 2026
ICC Nyatakan Benyamin Netanyahu Buron, Siapa Berani Menangkap?

Peran Indonesia di BoP : Antara Pragmatisme Diplomasi dan Idealisme Konstitusi

February 22, 2026
Kunci Diet Holistik 2026, Tetap Sehat dan Bugar

Kunci Diet Holistik 2026, Tetap Sehat dan Bugar

February 22, 2026
Libur Panjang Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

Libur Panjang Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan

February 21, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025