Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

KOMUNIKASI PROFETIK DISABILITAS

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh | Akhmad Muwafik Saleh

Berkomunikasi adalah memanusiakan manusia (human humanization). Berkomunikasi tidak hanya sekedar mentransfer sebuah pesan dari satu orang ke orang lain, namun lebih daripada itu yaitu komunikasi adalah untuk menempatkan orang lain dalam posisi yang terhormat, membuat orang merasa ada dan dihargai keberadaannya. Pada konteks ini, maka komunikasi selain dipahami sebagai suatu seni (art) juga sebagai upaya membangun makna (meaning) atas suatu eksistensi. Komunikasi dalam pandangan ini menjadi suatu sarana untuk membuat kehidupan lebih bermakna menuju kesejahteraan manusia.

Rasulullah saw adalah sosok teladan terbaik dalam kehidupan tentang bagaimana menggunakan keterampilan komunikasi profetik untuk menjadikan hidup manusia lebih bermakna dan membahagiakan. Rasulullah adalah pribadi yang paling mampu menyusun pesan, menempatkan cara, metode dan tindakan yang sangat tepat dalam berkomunikasi, baik dengan siapa beliau berkomunikasi, dimana dan kapan pesan itu harus disampaikan dengan cara yang sangat tepat sehingga mampu membuat setiap orang merasa puas saat berinteraksi dan berkomunikasi dengan Nabi saw.

Salah satu keistimewaan komunikasi Rasulullah adalah jawami’ul kalim. Yaitu kemampuan komunikasi nabi yang ringkas, singkat, padat, berbobot dan tepat sasaran serta mampu memuaskan pikiran dan menenangkan jiwa hati setiap orang yang berinteraksi dengannya. Keistimewaan Jawami’ al-Kalim ini tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelum beliau.

ŁŁŲ¶Ł‘ŁŁ„Ł’ŲŖŁ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ų£ŁŽŁ†Ł’ŲØŁŁŠŁŽŲ§Ų”Ł ŲØŁŲ³ŁŲŖŁ‘Ł Ų£ŁŲ¹Ł’Ų·ŁŁŠŲŖŁ Ų¬ŁŽŁˆŁŽŲ§Ł…ŁŲ¹ŁŽ Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŽŁ„ŁŁ…Ł ŁˆŁŽŁ†ŁŲµŁŲ±Ł’ŲŖŁ ŲØŁŲ§Ł„Ų±Ł‘ŁŲ¹Ł’ŲØŁ..

ā€œAku diberi kelebihan dibandingkan nabi-nabi sebelumku dengan 6 hal: aku diberi Jawami’ al-Kalim, aku ditolong dengan rasa takut yang disematkan di hati para musuhā€¦ā€Ā (HR. Muslim 1195 & Turmudzi 1640).

ŲØŁŲ¹ŁŲ«Ł’ŲŖŁ ŲØŁŲ¬ŁŽŁˆŁŽŲ§Ł…ŁŲ¹Ł Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŽŁ„ŁŁ…Łā€¦

Aku diutus dengan membawa Jawami’ al-Kalim… (HR. Bukhari 2977).

Selain kemampuan komunikasi yang sangat tepat sasaran ini, Rasulullah juga mampu memuaskan setiap orang yang berinteraksi dengannya sehingga mereka merasa berharga dihadapan Nabi. Termasuk dalam hal ini cara komunikasi yang sangat indah disaat berkomunikasi dengan kalangan sahabat penyandang disabilitas, atau para penyandang cacat.

Komunikasi disabilitas ini dianggap amat penting dalam pandangan profetik. Hal ini dapat terungkap pada jejak teks sumber wahyu terkait dengan teguran Allah swt kepada Rasulullah saw disaat beliau sedang berdakwah kepada kalangan bangsawan Quraisy sementara datang Ibnu Ummi Maktum (seorang sahabat yang tunanetra) untuk menanyakan sesuatu, namun Rasulullah tidak memperdulikannya. Sehingga atas peristiwa ini Rasulullah yang mulia ditegur langsung oleh Allah swt dengan menurunkan ayatNyaĀ  :

Ā Ų¹ŁŽŲØŁŽŲ³ŁŽ ŁˆŁŽŲŖŁŽŁˆŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰Ł°Ū¤ ŪĀ  Ų£ŁŽŁ† Ų¬ŁŽŲ§Ū¤Ų”ŁŽŁ‡Ł Ł±Ł„Ū”Ų£ŁŽŲ¹Ū”Ł…ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ ŪŒŁŲÆŪ”Ų±ŁŪŒŁƒŁŽ Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŪ„ ŪŒŁŽŲ²Ł‘ŁŽŁƒŁ‘ŁŽŁ‰Ł°Ū¤ ŪĀ  Ų£ŁŽŁˆŪ” ŪŒŁŽŲ°Ł‘ŁŽŁƒŁ‘ŁŽŲ±Ł ŁŁŽŲŖŁŽŁ†ŁŁŽŲ¹ŁŽŁ‡Ł Ł±Ł„Ų°Ł‘ŁŁƒŪ”Ų±ŁŽŁ‰Ł°Ū¤ ŪĀ  Ų£ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŁ†Ł Ł±Ų³Ū”ŲŖŁŽŲŗŪ”Ł†ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁŁŽŲ£ŁŽŁ†ŲŖŁŽ Ł„ŁŽŁ‡ŁŪ„ ŲŖŁŽŲµŁŽŲÆŁ‘ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŪŒŪ”ŁƒŁŽ Ų£ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŲ§ ŪŒŁŽŲ²Ł‘ŁŽŁƒŁ‘ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŁ† Ų¬ŁŽŲ§Ū¤Ų”ŁŽŁƒŁŽ ŪŒŁŽŲ³Ū”Ų¹ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁˆŁŽŁ‡ŁŁˆŁŽ ŪŒŁŽŲ®Ū”Ų“ŁŽŁ‰Ł° ŪĀ  ŁŁŽŲ£ŁŽŁ†ŲŖŁŽ Ų¹ŁŽŁ†Ū”Ł‡Ł ŲŖŁŽŁ„ŁŽŁ‡Ł‘ŁŽŁ‰Ł°)

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfa’at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya. (QS ‘Abasa : 1 – 10)

Teguran Allah swt atas sikap nabi ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi disabilitas, hal ini dimaksudkan agar setiap orang dapat diperlakukan secara sama sederajat dalam interaksi sehingga seorang difabel tidak merasa direndahkan bahkan juga merasa dihargai keberadaannya seperti halnya manusia normal lainnya. Teguran itu merupakan sebuah pembelajaran berharga betapa umat manusia diajarkan untuk saling menghormati, perhatian dan peduli kepada siapa saja khususnya kalangan difabel.

Rasulullah adalah teladan komunikator terbaik sepanjang masa. Beliau sangat mampu membuat setiap orang merasa tersanjung dan mulia sekalipun dalam keadaan tidak sempurna dari aspek fisik. Dalam riwayat Anas bin Malik mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Ā 

Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ų§ŲØŁ’ŲŖŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’ŲŖŁ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁŁŠ ŲØŁŲ­ŁŽŲØŁŁŠŲØŁŽŲŖŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁŁŽŲµŁŽŲØŁŽŲ±ŁŽ Ų¹ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŲ¶Ł’ŲŖŁŁ‡Ł Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŁ…ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©ŁŽ ŁŠŁŲ±ŁŁŠŲÆŁ Ų¹ŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł

“Allah berfirman; “Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan penyakit pada kedua matanya, kemudian ia mampu bersabar, maka Aku akan menggantinya dengan surga.” maksud (habibataihi) adalah kedua matanya. (HR. Bukhari. no. 5221)

Kalimat dalam hadits qudsi ini menunjukkan suatu penghormatan dari Allah swt atas kalangan difabel yang mampu bersabar dengan ujian yang Allah swt timpakan atas dirinya. Dampak kalimat tersebut tentu akan sangat luar biasa dalam memotivasi kesabaran para difabel. Bahkan perhatian atas kalangan difabel ini dikomunikasikan sendiri melalui lisan Nabi yang mulia dengan menggunakan kalimat majas yang sangat halus agar dapat memuliakan dan menjaga perasaan mereka. Sebagaimana dalam sabdanyaĀ  :

Ų§ŁŁ†Ł’Ų·ŁŽŁ„ŁŁ‚ŁŁˆŁ’Ų§ ŲØŁŁ†ŁŽŲ§ Ų§ŁŁ„ŁŽŁ‰ ŲØŁŽŁ†ŁŁ‰ ŁˆŁŽŲ§Ł‚ŁŁŁ Ł†ŁŽŲ²ŁŁˆŁ’Ų±Ł Ų§Ł’Ł„ŲØŁŽŲµŁŁŠŁ’Ų±ŁŽŲŒ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŒ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŁƒŁŽŁŁŁŠŁ’ŁŁŽ Ų§Ł’Ł„ŲØŁŽŲµŁŽŲ±Ł

ā€œBerangkatlah kalian bersama kami ke kediaman Bani Waqif, kita akan mengunjungi Bashir (orang yang memiliki penglihatan), laki-laki yang buta matanya.ā€ (HR. Al Baihaqi dalam kitab As Sunan Al Kubro:Ā  21372)

Rasulullah menggunakan kata “al bashiir”, sebagai majas untuk menerangkan seseorang yang tunanetra. Suatu hal yang sangat indah atas kelembutan dan kehalusan bahasa Nabi dalam memperlakukan kalangan difabel ini. Bahkan Rasulullah pada kesempatan yang lain sangat menjaga perasaan mereka dengan mengunjungi dan memenuhi permintaan mereka. Disebutkan dalam sebuah hadits:

Ų£ŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų¹ŁŲŖŁ’ŲØŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŲØŁ’Ł†ŁŽ Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŁƒŁ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŁŠŁŽŲ¤ŁŁ…Ł‘Ł Ł‚ŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŽŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ‡ŁŁˆŁŽ Ų£ŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŽŁ‰ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ł„ŁŲ±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ŁŠŁŽŲ§ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŁƒŁŁˆŁ†Ł Ų§Ł„ŲøŁ‘ŁŁ„Ł’Ł…ŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŁŠŁ’Ł„Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŒ Ų¶ŁŽŲ±ŁŁŠŲ±Ł Ų§Ł„Ł’ŲØŁŽŲµŁŽŲ±Ł ŁŁŽŲµŁŽŁ„Ł‘Ł ŁŠŁŽŲ§ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł فِي ŲØŁŽŁŠŁ’ŲŖŁŁŠ Ł…ŁŽŁƒŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ Ų£ŁŽŲŖŁ‘ŁŽŲ®ŁŲ°ŁŁ‡Ł Ł…ŁŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ ŁŁŽŲ¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ‡Ł Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ ŁŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų£ŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽ ŲŖŁŲ­ŁŲØŁ‘Ł Ų£ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŁŠŁŽ ŁŁŽŲ£ŁŽŲ“ŁŽŲ§Ų±ŁŽ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ł…ŁŽŁƒŁŽŲ§Ł†Ł مِنْ Ų§Ł„Ł’ŲØŁŽŁŠŁ’ŲŖŁ ŁŁŽŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ ŁŁŁŠŁ‡Ł Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ
Sesungguhnya ā€˜ItbĆ¢n bin MĆ¢lik dulu mengimami kaumnya padahal beliau buta. Beliau berkata kepada RasĆ»lullĆ¢h Shallallahu ā€˜alaihi wa sallam , ā€œWahai RasĆ»lullĆ¢h sesungguhnya terjadi kegelapan dan banjir padahal saya buta. Wahai RasĆ»lullĆ¢h ! shalatlah di rumahku di satu tempat yang akan aku jadikan sebagai tempat shalatku.’ RasĆ»lullĆ¢h Shallallahu ā€˜alaihi wa sallam datang dan bertanya, ā€˜Kamu menginginkan saya shalat dimana ?’ ā€˜ItbĆ¢n memberi isyarat ke satu tempat dirumahnya. Kemudian RasĆ»lullĆ¢h Shallallahu ā€˜alaihi wa sallam shalat di sana. (HR. Bukhari no. 625)

Pemuliaan terhadap kalangan difabel ini juga ditegaskan oleh Allah swt di dalam al quran surat an Nur ayat 61 yang memberikan arahan kepada ummat manusia untuk berinteraksi dengan mereka secara normal selayaknya kehidupan manusia pada umumnya, seperti saling silaturrahim, makan minum bersama, dalam pola interaksi lainnya dan tidak boleh membeda-bedakan dalam menjalin hubungan interaksi antar mereka. Oleh karena itu Rasulullah juga melibatkan mereka kalangan difabel dalam berbagai aktifitas kemanusiaan lainnya, seperti memberi tugas sebagai muadzin bahkan memberikannya jabatan penting sebagai pemegang otoritas. Menurut Anas bin Malik bahwa Rasulullah menunjuk Ibnu Ummi Maktum sebagai penanggung jawab Madinah dua kali, dan dia juga menjadi imam shalat sekalipun dia buta (HR. Abu Dawud, no. 2931 dan Ahmad, no. 11935)

Bahkan Rasulullah akan marah manakala ada seseorang yang merendahkan bahkan mencela seorang difabel. Sebagaimana dalam riwayat Ibnu Abbas mengatakan, “Rasulullah bersabda, ‘Orang yang mengutuk ayahnya adalah orang terkutuk; orang yang mengutuk ibunya terkutuk; orang yang memberi tahu orang buta arah yang adalah orang salah dan menyebabkan dia tersesat adalah orang terkutuk (HR. Ahmad no.1878)

Berbagai bukti-bukti teks di atas menunjukkan bahwa perspektif profetik sangat memberikan perhatian terhadap persoalan komunikasi disabilitas ini dengan maksud untuk memberikan penghargaan dan pemuliaan agar mereka merasa diperlakukan secara sama dan sederajat dengan manusia normal lainnya. Karena memang sejatinya Islam adalah agama yang memuliakan manusia.

Penulis KH. Akhmad Muwafik Saleh pengasuh Pesma Tanwirul Afkar dan Dosen Fisip UB

Post Views: 653
Previous Post

Hari Ini Asing Borong Saham BRI Rp. 140 M

Next Post

Terus Bersolek, Griya UB Resmikan Mushola

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Terus Bersolek, Griya UB Resmikan Mushola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

February 5, 2026
Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

February 5, 2026
Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

February 5, 2026
BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

February 5, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025