Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Krisis Anggaran PBB dan Tantangan Tatanan Dunia

Einid Shandy by Einid Shandy
February 13, 2026
in Ekonomi, Nasional
0
Krisis Anggaran PBB dan Tantangan Tatanan Dunia

Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal PBB

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghadapi krisis keuangan serius yang memicu kekhawatiran akan masa depan organisasi tersebut dan keberlanjutan multilateralisme global. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan bahwa lembaga internasional itu berisiko mengalami kelumpuhan operasional jika negara-negara anggota tidak segera melunasi kewajiban kontribusi mereka.

Dalam pernyataan resminya kepada negara anggota, Guterres menegaskan bahwa kondisi kas PBB semakin menipis dan dapat mengganggu jalannya program-program utama. “Kami menghadapi krisis likuiditas yang nyata. Tanpa pembayaran penuh dan tepat waktu dari negara anggota, kemampuan kami untuk menjalankan mandat akan terancam,” ujarnya.

Baca juga:
Aksi Sederhana Bangun Kesetaraan Gender di Kantor

Peringatan tersebut bukan sekadar retorika. Sejumlah laporan menunjukkan bahwa tunggakan kontribusi dari beberapa negara, termasuk negara dengan porsi kontribusi terbesar, telah mencapai miliaran dolar AS. Kondisi ini membuat PBB harus menerapkan langkah penghematan, mulai dari pembatasan perekrutan staf, pengurangan perjalanan dinas, hingga penundaan sejumlah kegiatan.

Beban Tunggakan dan Krisis Likuiditas

Struktur pendanaan PBB bergantung pada kontribusi wajib negara anggota yang dihitung berdasarkan kapasitas ekonomi masing-masing negara. Ketika pembayaran tersendat, arus kas organisasi ikut terganggu. Dalam beberapa tahun terakhir, tren keterlambatan pembayaran semakin meningkat.

Seorang pejabat senior PBB menyebut bahwa organisasi kini berada dalam situasi “bertahan hidup”. “Kami harus memprioritaskan pengeluaran yang paling mendesak. Tidak semua program bisa berjalan normal,” katanya.

Amerika Serikat sebagai kontributor terbesar disebut memiliki tunggakan signifikan, terutama untuk anggaran reguler dan operasi penjaga perdamaian. Selain itu, beberapa negara lain juga tercatat belum melunasi kewajiban mereka secara penuh. Akibatnya, anggaran tahunan PBB yang bernilai miliaran dolar terancam defisit operasional.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah negara-negara anggota masih menempatkan multilateralisme sebagai prioritas?

Didirikan pasca-Perang Dunia II, PBB menjadi simbol kerja sama global dalam menjaga perdamaian, keamanan, dan pembangunan. Namun dalam satu dekade terakhir, gelombang nasionalisme dan kecenderungan unilateralisme dinilai semakin menguat.

Multilateralisme yang Ditinggalkan?

Pengamat hubungan internasional menilai krisis keuangan PBB tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik global. “Ketika negara-negara besar lebih fokus pada agenda domestik dan kepentingan nasional sempit, komitmen terhadap lembaga multilateral ikut melemah,” ujar seorang analis kebijakan global.

Kondisi tersebut tercermin dalam berkurangnya dukungan politik dan finansial terhadap berbagai badan di bawah naungan PBB. Beberapa negara bahkan sempat menarik diri dari forum atau perjanjian internasional tertentu, memperlihatkan retaknya konsensus global.

Meski demikian, sejumlah negara berkembang tetap menegaskan pentingnya multilateralisme. Perwakilan Indonesia dalam sebuah forum internasional menegaskan, “Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan konflik bersenjata, kerja sama multilateral bukan pilihan, melainkan keharusan.”

Dampak terhadap Program Global

Krisis keuangan ini berpotensi mengganggu berbagai program penting PBB, mulai dari misi penjaga perdamaian hingga bantuan kemanusiaan dan perlindungan hak asasi manusia. Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB dilaporkan telah melakukan efisiensi besar-besaran akibat keterbatasan dana.

Seorang pejabat HAM PBB menyatakan, “Kami terpaksa mengurangi sejumlah operasi lapangan dan menunda beberapa inisiatif pemantauan. Ini tentu berdampak pada perlindungan masyarakat rentan.”

Di bidang kemanusiaan, keterbatasan anggaran juga mengancam respons terhadap krisis pangan, konflik, dan bencana alam di berbagai kawasan. Padahal, peran PBB kerap menjadi tumpuan utama bagi negara-negara yang terdampak krisis.

Selain itu, target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan hingga 2030 juga terancam melambat jika dukungan finansial terhadap badan-badan PBB terus melemah.

Seruan Reformasi dan Komitmen Baru

Di tengah krisis ini, muncul desakan agar PBB melakukan reformasi struktural, termasuk peningkatan transparansi dan efisiensi anggaran. Beberapa negara anggota menyatakan kesediaan untuk melunasi tunggakan, namun juga menuntut pembenahan tata kelola.

“Kami mendukung PBB, tetapi reformasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kontribusi,” kata seorang diplomat dari negara anggota Dewan Keamanan.

Sekretaris Jenderal Guterres sendiri menyerukan solidaritas global. “PBB adalah milik semua negara anggota. Jika kita ingin organisasi ini tetap relevan dan efektif, maka komitmen bersama sangat diperlukan,” tegasnya.

Krisis ini menjadi momentum refleksi bagi komunitas internasional. Apakah dunia masih percaya pada kerja sama kolektif untuk menyelesaikan persoalan global, atau justru bergerak menuju fragmentasi? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menentukan masa depan PBB dan arah tatanan global dalam tahun-tahun mendatang. (nid)

Post Views: 27
Tags: KANAL24kanal24.co.idKrisis Keuangan PBBKrisis LikuiditasMultilateralismePBBPBB Krisis KeuanganTantangan Duniauniversitas brawijaya
Previous Post

FTAB UB Perkuat Integritas Lewat Benchmarking dengan UNHAS

Next Post

Delapan Proyek Migas Tambah Produksi Energi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Delapan Proyek Migas Tambah Produksi Energi

Delapan Proyek Migas Tambah Produksi Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Target Kemiskinan Nasional di Bawah Lima Persen

Target Kemiskinan Nasional di Bawah Lima Persen

February 13, 2026
Delapan Proyek Migas Tambah Produksi Energi

Delapan Proyek Migas Tambah Produksi Energi

February 13, 2026
Krisis Anggaran PBB dan Tantangan Tatanan Dunia

Krisis Anggaran PBB dan Tantangan Tatanan Dunia

February 13, 2026
FTAB UB Perkuat Integritas Lewat Benchmarking dengan UNHAS

FTAB UB Perkuat Integritas Lewat Benchmarking dengan UNHAS

February 12, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025