Kanal24, Malang – Stand Liris Gelang Ayu mencuri perhatian pengunjung dalam gelaran Pekan Kewirausahaan 2025 yang diselenggarakan oleh PWK Fakultas Teknik Universitas Brawijaya di Selasar Dekanat FT UB, Rabu (17/12/2025). Mengusung konsep gelang custom yang interaktif, stan ini menghadirkan pengalaman berbeda dengan melibatkan pembeli secara langsung dalam proses pemilihan dan perakitan charm sesuai selera.
Stan Liris Gelang Ayu dikelola oleh mahasiswa PWK FT UB angkatan 2023 yang menawarkan gelang berbasis personalisasi. Berbeda dari stan lainnya, pengunjung tidak hanya membeli produk jadi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pemilihan dan perakitan charm sesuai selera masing-masing.
Baca juga : Mahasiswa PWK FT UB Uji Mental Bisnis Lewat Pekan Kewirausahaan 2025
Perwakilan Stand Liris Gelang Ayu, Neha Adznia Mecca, menjelaskan bahwa konsep interaktif menjadi kekuatan utama produk mereka.
āDi Liris Gelang Ayu, customer bisa memilih dan merangkai sendiri charm untuk gelangnya. Jadi benar-benar personal dan berbasis memori,ā ujarnya.

Neha menambahkan, target pasar Liris Gelang Ayu menyasar kalangan remaja dan mahasiswa, khususnya perempuan, meskipun produk tetap terbuka untuk pembeli laki-laki sesuai model yang diinginkan. Menurutnya, tren aksesoris custom memiliki daya tarik yang kuat karena mampu merepresentasikan identitas pemakainya.
Dari sisi harga, Liris Gelang Ayu menawarkan gelang seharga Rp20.000 yang sudah termasuk tiga charm. Sementara untuk tambahan charm, pengunjung hanya perlu menambah Rp2.000 per item. Skema harga ini dinilai terjangkau dan sesuai dengan segmentasi pasar mahasiswa.
āKalau dibandingkan dengan stan lain, keunikan kami ada pada interaktivitas dan proses perakitan langsung. Tidak semua penjual gelang memberikan kesempatan customer memilih dan menyusun charm sendiri,ā jelas Neha.
Namun, Neha juga mengakui bahwa tantangan utama dalam menjalankan usaha ini terletak pada sumber daya manusia. Proses perakitan gelang membutuhkan ketelitian tinggi agar kualitas produk tetap terjaga. āKalau tidak teliti saat merakit, kualitas bisa menurun. Jadi kami benar-benar harus mengontrol setiap detail,ā katanya.
Kehadiran Stand Liris Gelang Ayu menjadi contoh bagaimana mahasiswa tidak hanya belajar teori kewirausahaan di kelas, tetapi juga mengimplementasikannya secara nyata melalui produk kreatif dan strategi pemasaran yang relevan dengan tren pasar.
Melalui Pekan Kewirausahaan 2025, mahasiswa PWK FT UB diharapkan mampu mengasah mental bisnis, kreativitas, serta kemampuan membaca peluang pasar sebagai bekal untuk terjun ke dunia usaha setelah lulus.














