Kanal24, Malang — Tim Mafia Pentol berhasil menorehkan prestasi sebagai juara pertama dalam ajang CBN Championship Series Season 6 yang digelar di Indomaret Fresh Jalan Mayjend Sungkono 99, Malang, pada Sabtu-Minggu (18-19/10/2025). Posisi kedua ditempati oleh Belalang Hijau, sementara Damkar menempati peringkat ketiga setelah melalui pertandingan sengit di babak final.
Turnamen Mobile Legends bergengsi ini diselenggarakan oleh CBN Fiber bekerja sama dengan Indomaret dan tim profesional Alter Ego. Malang menjadi salah satu kota penutup dari rangkaian roadshow nasional yang digelar di tujuh kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Ketua pelaksana cabang Malang sekaligus Marketing Communications Department Head CBN, Dian Anggraeni Ramadhani, menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan wujud komitmen CBN untuk memperkuat ekosistem digital dan esports di Indonesia.
“CBN Championship Series pertama kali digelar pada 2021 saat pandemi secara daring. Kini, melalui roadshow ke berbagai kota, kami ingin membangun semangat kompetisi sekaligus memperkuat komunitas esports lokal,” ujar Dian.
Baca juga : CBN Championship Series Season 6 Dorong Pertumbuhan Ekosistem Eports Lokal
Ajang ini diikuti 32 tim Mobile Legends dengan total hadiah mencapai Rp32 juta, ditambah voucher game dari Pasar Games.id senilai Rp10 juta dan bonus untuk MVP sebesar Rp500 ribu dari Bina Digital by Bank INA.
Tim Mafia Pentol yang beranggotakan Bayu Krisna Alamsyah, Indra Setiawan, Achmad Tatas Mulya, Mochamad Rinonanda Pratama, dan Gabriel Christian tampil dominan sejak babak penyisihan. “Motivasinya sederhana saja, ingin juara dan menambah pengalaman. Dari turnamen seperti ini, kami bisa kenal banyak orang dan menambah koneksi,” ujar Achmad Tatas.
Sementara itu, Indra Setiawan menambahkan, “Kompetisi seperti ini jadi ajang pembuktian pemain lokal. Kami ingin membuktikan bahwa pemain Malang juga bisa bersaing di level nasional.”
Dian menegaskan bahwa CBN tidak hanya menghadirkan turnamen, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem esports yang berkelanjutan. “Kami ingin menunjukkan bahwa esports punya potensi besar, tidak hanya bagi pemain, tetapi juga bagi profesi lain seperti caster, event organizer, hingga tim kreatif,” pungkasnya.
Dengan semangat kompetisi dan dukungan industri, Mafia Pentol, Belalang Hijau, dan Damkar menjadi simbol lahirnya talenta baru yang siap mengharumkan nama Malang di dunia esports nasional.(Din)














