Kanal24, Probolinggo – Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Probolinggo Raya memanfaatkan momentum halal bihalal sebagai ruang konsolidasi dan penguatan sinergi lintas sektor, Sabtu (11/4/2026), di Hall Puri Manggala Bhakti, Kota Probolinggo.
Kegiatan ini menghadirkan alumni lintas angkatan dan disiplin ilmu, mulai dari kedokteran, pertanian, hukum, ekonomi, hingga ilmu komputer. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk mempererat jejaring sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ketua IKA-UB Probolinggo Raya, Tri Septa Agung Pamungkas, menegaskan bahwa halal bihalal tidak hanya dimaknai sebagai agenda silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menjaga soliditas alumni.
“Ini momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh hubungan antara alumni UB dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menilai IKA-UB memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, alumni UB menjadi sumber gagasan sekaligus mitra diskusi bagi pemerintah.

“Program dan gagasan dari rekan-rekan IKA-UB telah memberikan kontribusi nyata. Mereka adalah mitra diskusi yang kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, IKA-UB memberikan penghargaan Tokoh Inspiratif kepada Wali Kota Dokter Aminuddin. Sementara penghargaan Tokoh Penggerak diberikan kepada Dokter Asih Krustiyani atas perannya dalam menggerakkan organisasi alumni di wilayah Probolinggo Raya.
Selain forum diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan santunan kepada 27 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial alumni.
IKA-UB menegaskan bahwa penguatan jejaring alumni akan terus diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah, baik melalui kontribusi pemikiran maupun aksi nyata di masyarakat.
Halal bihalal ini menjadi titik awal konsolidasi yang lebih luas, sekaligus menegaskan peran alumni sebagai bagian dari ekosistem pembangunan di daerah.(Din)













