Kanal24, Malang — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghadirkan program Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sebagai upaya memberikan layanan transportasi aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi strategi pemerintah dalam menekan kepadatan lalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan selama periode libur akhir tahun.
Mudik gratis Nataru 2025/2026 dirancang untuk menjawab tingginya mobilitas masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru. Dengan menyediakan transportasi tanpa biaya, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi bergantung pada kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang memiliki risiko keselamatan lebih tinggi untuk perjalanan jarak jauh.
Baca juga:
Walk At Malang; Kota Kolaboratif untuk Malang Lebih Ramah
Puluhan Ribu Kuota untuk Berbagai Moda Transportasi
Dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini, Kemenhub menyiapkan puluhan ribu kuota penumpang yang tersebar di berbagai moda transportasi. Moda darat menjadi salah satu tulang punggung utama, dengan penyediaan ribuan kursi bus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke berbagai daerah tujuan.
Selain bus, Kemenhub juga melibatkan moda kereta api dan transportasi laut untuk menjangkau wilayah yang lebih luas. Integrasi antarmoda ini diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang fleksibel sekaligus mengurangi penumpukan penumpang di satu jenis transportasi saja.
Tak hanya itu, program pengangkutan sepeda motor juga disiapkan secara terpisah. Dengan skema ini, kendaraan roda dua milik peserta mudik akan diangkut menggunakan truk, sementara pemiliknya melakukan perjalanan menggunakan bus atau kereta api. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan pemudik dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Tujuan Utama: Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas
Program mudik gratis tidak hanya berorientasi pada penghematan biaya, tetapi juga menitikberatkan pada aspek keselamatan transportasi. Pemerintah menilai bahwa perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor masih menjadi salah satu penyumbang kecelakaan lalu lintas tertinggi, terutama saat arus libur panjang.
Dengan mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum massal, pemerintah berharap arus lalu lintas menjadi lebih terkendali, perjalanan lebih tertib, serta angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, penggunaan transportasi umum juga dinilai lebih ramah lingkungan dan efisien dalam mengelola lonjakan mobilitas akhir tahun.
Cara Pendaftaran Dilakukan Secara Daring
Pendaftaran program mudik gratis Nataru 2025/2026 dilakukan secara online melalui platform resmi Kemenhub. Sistem daring ini dirancang agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan mudah, cepat, dan transparan.
Calon peserta diwajibkan mengisi data diri sesuai identitas kependudukan, memilih moda transportasi yang diinginkan, serta menentukan tujuan dan jadwal keberangkatan. Setelah proses pendaftaran daring selesai, peserta yang lolos seleksi harus melakukan registrasi ulang dan verifikasi data di lokasi yang telah ditentukan untuk memastikan keabsahan peserta.
Kemenhub mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran karena kuota bersifat terbatas dan akan ditutup lebih awal apabila telah terpenuhi.
Jadwal dan Rute Keberangkatan
Program mudik gratis Nataru 2025/2026 melayani berbagai rute favorit di Pulau Jawa dan sejumlah wilayah lain. Beberapa kota tujuan antara lain Solo, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Malang, serta kota-kota penyangga lainnya.
Keberangkatan bus dijadwalkan berlangsung menjelang perayaan Natal, dengan titik keberangkatan utama dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara itu, pengiriman sepeda motor dilakukan lebih awal agar kendaraan sudah tersedia di kota tujuan sebelum pemiliknya tiba.
Penjadwalan ini disusun untuk menghindari penumpukan penumpang sekaligus memastikan kelancaran distribusi kendaraan selama periode mudik.
Imbauan bagi Calon Pemudik
Kemenhub mengingatkan seluruh calon peserta untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk membawa dokumen identitas asli saat registrasi ulang dan keberangkatan. Peserta juga diminta hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan agar proses pemberangkatan berjalan lancar.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mendaftar lebih dari satu program mudik gratis guna memberikan kesempatan yang adil bagi pemudik lainnya. Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.
Upaya Pemerintah Hadirkan Mudik Aman dan Inklusif
Program mudik gratis Nataru 2025/2026 menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas dan biaya perjalanan, program ini dinilai mampu meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan rasa aman bagi pemudik.
Dengan perencanaan matang, kolaborasi lintas sektor, serta pengawasan ketat di lapangan, Kemenhub optimistis penyelenggaraan mudik gratis akhir tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman perjalanan yang positif bagi masyarakat. (nid)














