Kanal24, Bandung – Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar Rapat Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) pada Senin (7/10/2024) di Graha Sanusi Hardjadinata. Agenda utama rapat ini adalah pelantikan rektor baru Universitas Padjadjaran periode 2024-2029, serah terima jabatan, dan pisah sambut rektor. Dalam acara ini, Prof. Arif Syamsul Laksana Kartasasmita resmi dilantik sebagai Rektor Unpad, menggantikan Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., yang sebelumnya menjabat selama periode 2019-2024.
Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua MWA Unpad, Drs. Rudiantara, MBA., yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prof. Rina atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai rektor.

Drs. Rudiantara, mengungkapkan bahwa penetapan Prof. Arif sebagai rektor Unpad untuk periode 2024-2029 dilakukan melalui proses aklamasi, tanpa voting. Rudiantara menekankan bahwa proses aklamasi ini menunjukkan kesepakatan penuh di antara para anggota MWA Unpad dan diyakini akan memperkuat arah kepemimpinan di universitas.
Pengangkatan Prof. Arif diresmikan melalui keputusan Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran Nomor 7/UN6.MWA/HK/2024. “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Majelis Wali Amanat Unpad resmi mengangkat Prof. Dr. Arif Samsul Laksan Kartasasmita sebagai Rektor Unpad yang baru,” jelas Drs. Rudiantara.
Dalam rapat pleno ini, MWA juga mengumumkan tiga target utama yang akan dicapai oleh Rektor Unpad pada periode 2024-2029. Melalui keputusan No. 10/UN6/HK/2024, MWA menetapkan bahwa target ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan kesejahteraan di Unpad, yakni Peningkatan Peringkat Internasional: MWA menargetkan agar Unpad masuk dalam peringkat 300 besar dunia melalui peningkatan yang diakui secara global, Pendapatan Universitas: Prof. Arif diharapkan mampu mendorong pendapatan Unpad hingga Rp3 triliun per tahun. Pendapatan ini akan didukung oleh layanan akademik, penelitian, dan kerja sama industri, dan Kesejahteraan Tenaga Akademik dan Pendidikan. Unpad juga berkomitmen meningkatkan remunerasi tenaga pengajar dan tenaga kependidikan agar setara dengan standar industri, mencapai Rp3 triliun per tahun melalui pendekatan “pay by performance.”
Drs. Rudiantara menyatakan bahwa target ini akan dievaluasi secara berkala setiap tahun, guna memastikan pencapaian yang optimal.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua MWA dan didampingi oleh seorang rohaniwan. Prof. Arif, dengan latar belakang sebagai guru besar pada Fakultas Kedokteran Unpad, mengucapkan sumpah jabatan di hadapan MWA dan seluruh hadirin yang turut menyaksikan peristiwa penting ini.
Unpad memberikan apresiasi dan penghormatan untuk Prof. Rina Indiastuti yang telah menjabat selama periode 2019-2024. Prof. Rina mendapat penghargaan atas kontribusinya yang telah membawa Unpad dalam berbagai pencapaian prestisius, termasuk peningkatan dalam publikasi ilmiah dan pengembangan ekosistem riset di Unpad. (nid)
Comments 1