Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,8 Persen

Einid Shandy by Einid Shandy
March 30, 2026
in Ekonomi
0
OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,8 Persen

OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,8 Persen (Freepik)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 4,8 persen pada tahun 2026. Proyeksi ini mencerminkan kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, meskipun Indonesia dinilai tetap memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk bertahan.

Dalam laporan terbarunya, OECD menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung melambat dibandingkan dengan target yang ditetapkan pemerintah. Perlambatan ini tidak lepas dari tekanan eksternal, seperti melemahnya pertumbuhan ekonomi global, ketegangan geopolitik, serta fluktuasi perdagangan internasional yang berdampak pada kinerja ekspor.

Meski demikian, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Stabilitas daya beli masyarakat dinilai mampu menjaga laju pertumbuhan tetap positif, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu. Selain itu, peningkatan aktivitas ekonomi domestik juga turut berkontribusi dalam menopang pertumbuhan.

Baca juga:
Yang Perlu Kamu Tahu: Bagaimana Perang Iran Berdampak ke Indonesia

OECD juga menyoroti bahwa investasi masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Ketidakpastian global membuat investor cenderung berhati-hati dalam menanamkan modal, baik di sektor riil maupun keuangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dari pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik.

Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Indonesia diperkirakan mengalami tekanan akibat menurunnya permintaan global. Harga komoditas yang fluktuatif juga menjadi faktor yang memengaruhi penerimaan negara dan kinerja sektor perdagangan. Kondisi ini membuat kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi terbatas.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, kebijakan pemerintah dinilai memiliki peran strategis. Belanja negara yang diarahkan pada pembangunan infrastruktur dan program perlindungan sosial diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan. Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat sektor domestik.

Selain kebijakan fiskal, kebijakan moneter juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Inflasi yang relatif terkendali memberikan ruang bagi otoritas moneter untuk menjaga suku bunga tetap kompetitif. Langkah ini diharapkan dapat mendorong konsumsi dan investasi, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

Proyeksi OECD sebesar 4,8 persen ini berada di bawah target pemerintah Indonesia yang menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada 2026. Pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di sisi lain, sejumlah lembaga keuangan domestik dan internasional memiliki pandangan yang lebih optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Mereka menilai bahwa reformasi struktural yang terus dilakukan pemerintah dapat meningkatkan daya saing ekonomi nasional dan menarik lebih banyak investasi asing.

Indonesia juga dinilai memiliki keunggulan dari sisi struktur ekonomi yang didominasi oleh konsumsi domestik. Hal ini membuat ekonomi Indonesia relatif lebih tahan terhadap guncangan eksternal dibandingkan negara yang bergantung pada ekspor. Dengan jumlah penduduk yang besar, potensi pasar domestik menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Ke depan, OECD menekankan pentingnya reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang. Reformasi tersebut mencakup peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sektor industri, serta penyederhanaan regulasi untuk mendukung iklim usaha. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global.

Secara keseluruhan, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menunjukkan adanya tantangan sekaligus peluang. Meskipun menghadapi tekanan global, Indonesia tetap memiliki potensi untuk mempertahankan pertumbuhan yang stabil. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan diyakini dapat tercapai. (nid)

Post Views: 33
Tags: ekonomi indonesia 2026investasi dan ekspor indonesiaKANAL24kanal24.co.idkebijakan fiskal dan moneterkonsumsi rumah tangga indonesiapertumbuhan ekonomi oecdproyeksi ekonomi indonesiatantangan ekonomi globaluniversitas brawijaya
Previous Post

Godzilla El Nino Picu Ancaman Serius Nelayan Indonesia

Next Post

DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Hingga April

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Hingga April

DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Hingga April

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Halal Bihalal FILKOM UB, Perkuat Sinergi Usai Ramadan

Halal Bihalal FILKOM UB, Perkuat Sinergi Usai Ramadan

March 30, 2026
Konflik Iran-Israel Tekan Kinerja Pengusaha Lokal Indonesia

Konflik Iran-Israel Tekan Kinerja Pengusaha Lokal Indonesia

March 30, 2026
DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Hingga April

DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Hingga April

March 30, 2026
OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,8 Persen

OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,8 Persen

March 30, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025