Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Otot Berkedut, Apa Penyebabnya?

Einid Shandy by Einid Shandy
January 31, 2026
in Gaya Hidup
0
Otot Berkedut, Apa Penyebabnya?
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Fenomena otot berkedut berupa getaran kecil atau kontraksi tiba-tiba pada serat otot sering kali membuat banyak orang khawatir. Otot berkedut bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti kelopak mata, lengan, atau betis. Meskipun tampak sepele dan sering hilang sendiri dalam hitungan detik hingga beberapa menit, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami ketidakseimbangan atau stres.

Kelelahan dan Aktivitas Fisik

Salah satu penyebab paling umum otot berkedut adalah kelelahan akibat aktivitas fisik berlebihan. Otot yang bekerja terlalu keras tanpa waktu istirahat cukup dapat mengalami ketegangan dan memicu kontraksi kecil secara spontan. Kondisi ini biasanya membaik setelah tubuh beristirahat dan mendapatkan pemulihan yang cukup.

Stres, Cemas, dan Kurang Tidur

Stres dan kecemasan dapat memengaruhi sistem saraf, membuat impuls ke otot menjadi lebih aktif. Akibatnya, otot lebih mudah mengalami kedutan. Kurang tidur turut memperparah kondisi ini karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan keseimbangan saraf dan otot, terutama pada area wajah seperti kelopak mata.

Kekurangan Cairan dan Nutrisi

Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit seperti magnesium, kalsium, dan kalium juga dapat memicu otot berkedut. Elektrolit berperan penting dalam penghantaran sinyal saraf ke otot. Jika tubuh kekurangan nutrisi ini, otot menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami kontraksi tidak sadar.

Pengaruh Kafein dan Obat

Konsumsi kafein berlebihan dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan frekuensi otot berkedut. Selain itu, beberapa jenis obat tertentu juga dapat menimbulkan efek samping berupa kedutan otot. Jika kondisi ini muncul setelah perubahan pola konsumsi atau penggunaan obat, evaluasi medis dapat menjadi langkah yang bijak.

Perlu Waspada atau Tidak?

Pada umumnya, otot berkedut bukan kondisi serius dan akan mereda dengan perubahan gaya hidup. Namun, kedutan perlu diwaspadai jika berlangsung lama, semakin sering, atau disertai kelemahan otot dan gejala lain yang mengganggu aktivitas. Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan lebih lanjut disarankan untuk memastikan tidak ada gangguan saraf yang mendasari.

Menjaga Keseimbangan Tubuh

Menjaga pola hidup sehat menjadi langkah utama untuk mencegah otot berkedut. Istirahat yang cukup, pengelolaan stres, asupan cairan dan nutrisi yang seimbang, serta pembatasan kafein dapat membantu tubuh tetap berada dalam kondisi optimal. Dengan memahami penyebabnya, otot berkedut tidak lagi menjadi sumber kepanikan, melainkan sinyal tubuh yang perlu diperhatikan secara bijak. (qrn)

Post Views: 75
Tags: kanal24.co.idKesehatanotot berkedutpenyebab otot berkedutuniversitas brawijaya
Previous Post

Empat Serial Netflix 2026 yang Layak Ditonton

Next Post

Dampak Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan: Risiko, Efek, dan Fakta Ilmiah

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Dampak Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan: Risiko, Efek, dan Fakta Ilmiah

Dampak Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan: Risiko, Efek, dan Fakta Ilmiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

February 2, 2026
Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

February 2, 2026
Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

February 2, 2026
Penerimaan Bea Cukai 2025 Tembus Rp300 Triliun

Penerimaan Bea Cukai 2025 Tembus Rp300 Triliun

February 2, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025